Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid Melantik Ketua DEKOPINWIL Kalbar Hamzah Tawil Periode 2024-2029

Klivetvindonesia.com, Pontianak, Kalbar -Pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Provinsi Kalimantan Barat Periode 2024 – 2029 serta Rapat Kerja DEKOPINWIL Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024 Graha Dekopinwil Kalimantan Barat, Jl. Letjend Soetoyo No. 125 Pontianak, Selasa (5/11/24).

Dalam pelantikan tersebut dihadiri oleh ketua umum DEKOPIN, Pj.Gubernur provinsi Kalimantan Barat, kepala dinas koperasi dan UMKM provinsi Kalbar, majelis Pakar DEKOPINWIL Provinsi Kalbar, ketua terpilih Dekopinwil provinsi Kalbar masa Bhakti 2024-2029, pengurus pusat/gabungan koperasi, koperasi primer se-kalimantan Barat serta para undangan lainnya

Rakerja yang kita laksanakan hari ini diharapkan mampu menjabarkan kembali Renstra Dekopinwil 2024-2029 hasil Muswillub tahun 2024. Ucap Dr.H.Hamzah Tawil, M.Si ketua Dekopinwil Kalbar periode 2024-2029 kepada awak media

“Kebijakan dan strategi Renstra Dekopinwil Kalbar 2024-2029 dilaksanakan dengan berpegang pada prinsip-prinsip pelaksanaan, paling tidak ada 5 prinsip yang akan dilaksanakan diantaranya prinsip partisipasi, prinsip Akuntabilitas, prinsip Efisien dan efektif, prinsip koordinasi serta prinsip konsistensi.” Jelasnya

Lebih lanjut H.Hamzah Tawil mengatakan “Dekopinwil Kalbar membawahi 14 Dekopinda, Dekopinda
Kabupaten kota se-Kalbar dan Alhamdulillah dalam rangka konsolidasi organisasi ke 14 Dekopinda tersebut telah melaksanakan musyawarah Daerah (Musda) dan menghasilkan pimpinan baru.” Himbunya

Dekopinwil Kalbar mempunyai badan lembaga badan khusus Dekopin untuk membantu pimpinan dekopin dalam melaksanakan kegiatan orientasi. Badan khusus tersebut ada 6 lembaga badan khusus Dekopinwil Kalimantan Barat sesuai dengan petunjuk organisasi telah terbentuk diantaranya
Badan komunikasi wanita koperasi (BKWK), Badan komunikasi Pemuda Koperasi (BKPK), Badan pelayanan dan konsultasi hukum (BPKH), Lembaga pengembangan jaringan usaha koperasi (LP JUK), Lembaga Pendidikan koperasi (LAPENKOP), dan Badan pengelola pusat informasi perkoperasian (BP-PIP). Tuturnya

H.Hamzah Tawil berharap kepada seluruh peserta rapat wilayah diharapkan mampu menghasilkan pokok-pokok pikiran yang cerdas dan memberikan saran kepada pimpinan DEKOPINWIL dalam menentukan skala prioritas program. Tutupnya

(Sri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *