Tingkatkan Kapasitas Linmas, Babinsa Berikan Pembinaan

Klivetvindonesia,com. Pesawaran- Kampung Pancasila adalah julukan untuk desa yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dibentuknya Kampung Pancasila adalah untuk:

Mendalami dan mengimplementasikan Pancasila, yang merupakan dasar filosofis negara Indonesiaa, menciptakan media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat luas, Menumbuhkan kerukunan antar masyarakat di Pancasila
Menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai unsur pelaksana Pembinaan Teritorial (Binter) memiliki tugas, di antaranya memberikan penyadaran pada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, memberdayakan potensi pertahanan yang ada di desa binaan dan juga Pemeliharaan desa Kampung Pancasila

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 421-01/Kedondong, Sertu Sugiyanto bersama Aparatur Pemerintahan Desa melaksanakan pembinaan terhadap anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas)/Hansip di Balai Desa Paguyuban, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Minggu (27/10/2024)

Kegiatan tersebut dibuka oleh Babinsa Sertu Sugiyanto bersama Aparatur Desa dalam sambutannya menyatakan, kegiatan pembinaan dan latihan ini sangat diperlukan untuk peningkatan kapasitas Linmas.

“Linmas merupakan organ keamanan desa yang sangat diandalkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kerja sama Aparatur desa dan Koramil 421-01/Kedondong yang telah menugaskan anggotanya untuk hadir dan memberikan pembekalan bagi Satuan Linmas, aparat desa setempat juga menyampaikan terima kasih. Sebab, diakui, anggota Linmas selalu semangat dengan mencermati dan memahami semua materi yang disampaikan Oleh Babinsa

Selanjutnya, pemberian materi wawasan kebangsaan oleh Sertu Sugiyanto yang mengupas tentang nilai-nilai bela negara, di antaranya cinta tanah air, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, sadar akan berbangsa dan bernegara serta kerelaan untuk berkorban.

Babinsa juga mengajak anggota Linmas untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan keamanan lingkungan dari bahaya peredaran Narkoba.”terangnya

Hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 9 orang, antara lain para perangkat desa dan anggota Satuan Linmas Desa Paguyuban sebagai peserta pelatihan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *