Plt Kepala Bapenda Sidrap Jemmi Harun Sebut Transformasi ASN Digital Jadi Keharusan

SIDRAP – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.comPelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sidrap, Jemmi Harun mengatakan, transformasi ASN digital menjadi keharusan dalam era digital saat ini.

Bacaan Lainnya

“ASN harus beradaptasi dengan perubahan teknologi untuk mendukung kinerja yang lebih optimal dan pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya Selasa, 15 Oktober 2024.

Hal tersebut sampaikan Plt Kepala Bapenda Jemmi Harun saat membuka sosialisasi ASN Digital bagi jajaran Sekretariat Daerah di lobi Kantor Bupati Sidrap.

 

Di katakan Jemmi, transformasi ASN digital merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perubahan positif di sektor keuangan.

 

“Karenanya melalui sosialisasi ini, kita mendorong penggunaan teknologi transaksi nontunai guna mendukung perubahan positif tersebut,” tandasnya.

Kunjungan di sekretariat daerah itu merupakan hari kelima sosialisasi ASN digital yang digelar Bapenda Sidrap bekerja sama Bank Sulselbar.

Di hari yang sama, sosialisasi juga dilakukan di Dinas Kesehatan Sidrap. Selain jajaran dinkes, acara juga diikuti ASN dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sidrap, Pusekesmas Pangkajene dan Puskesmas Lawawoi.

Kepala Subbidang Sistem Informasi Bapenda, Purnama Indah Bestari tampil sebagai narasumber di kesempatan itu.

Ia mengatakan, selain pengenalan pentingnya transaksi nontunai, ASN juga langsung diarahkan mengaktifkan mobile banking serta mempraktekkan cara transaksi QRIS.

“Mereka diajak untuk memahami pentingnya transaksi non tunai dalam pengelolaan keuangan. Dengan memanfaatkan teknologi transaksi non tunai, mereka dapat meningkatkan efisiensi mempercepat proses pembayaran,” jelasnya.

Para peserta, lanjut Indah, diarahkan untuk mengaktifkan layanan mobile banking mereka guna memaksimalkan potensi transaksi non tunai.

“Kemudian para ASN diberi kesempatan untuk langsung mencoba transaksi dengan QRIS, yang memungkinkan pembayaran yang cepat dan efisien,” tuturnya.

 

 

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan para ASN dapat lebih memahami dan memanfaatkan teknologi transaksi nontunai dalam bertransaksi sehari-hari,” ungkap (Risal Bakri).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *