klivetvindonesia.com – Pembangunan prasarana Sekolah Menengah Atas ( SMA) Negeri 20 Pangkep Kelurahan Bonto Perak , Kecamatan Minasa Te’ ne , Kab. Pangkep diduga Menggunakan Material yang tidak sesuai RAB, terkesan dikerjakan asal jadi.
Pasalnya, fisik bangunan gedung yang sedang dikerjakan oleh Pelaksana Kontraktor CV. Mega Guna Sarana Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp 882. 753. 000 Sangat jelas nampak oleh mata asal jadi dan diduga tidak sesuai bestek dan RAB nya
Bermula dari laporan yang mengaku dari salah satu anggota LKIN, M. Yusuf meminta kepada awak media untuk mengecek pembangunan tersebut pada 09/09/2024
Seperti yang di katakan M. Yusuf Anggota LKIN di Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Minasa te’ne pembangunan prasaran sekolah Menengah Atas Negeri 20 di Pangkep sangat tidak berkualitas dan terkesan asal jadi .
“Saya menilai bangunan tersebut sangat banyak kejanggalan, sehingga menimbulkan kualitas material bangunan tidak baik dan terkesan asal jadi, Itu sudah nampak oleh kasat mata saat ini”ungkap yusuf
ini kuat dugaan kontraktor hanya memikirkan keuntungan semata, bukan cuma itu, Ada dugaan bahan bangunan yang di pakai tidak sesuai dengan RAB nya sehingga berakibat buruk pada bangunan”jelasnya.
Maka dari itu Tim LKIN Meminta degan hormat kepada Kapala Kejaksaan Negeri Pangkep dan Tipikor Polres Pangkep untuk turun dan melihat langsung proses pembangunan prasarana SMA 20 Pangkep dan memanggil kontraktor Cv.Mega guna sarana mandiri karna kami dari lembaga kontrol independen nasional menduga proyek ini ada yang tidak beres dan tidak sesuai dengan RAB nya.tutupnya






