Forum Colling Sistem Tiga Pilar, Deklarasi Jaga Pilkada Damai di Jeneponto

 

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Colling sistem tiga pilar lurah desa Babinsa dan bhabinKamtibmas kabupaten Jeneponto deklarasi jaga pilkada damai yang berlangsung di ruangan pola kantor daerah kabupaten Jeneponto di kelurahan empoang kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto, deklarasi pilkada damai dilakukan tiga pilar dalam rangka kesiapan menjelang pilkada serentak khususnya di Jeneponto dalam pemilihan Bupati dan wakil bupati jeneponto.3/9/2024

Forum Colling sistem deklarasi pilkada damai tiga pilar di hadiri oleh sekda Jeneponto Arifin nur, kapolres Jeneponto Widi Setiawan.S.i.k, M.i.k Dandim 1425 Jeneponto letkol infantri Muhammad Amin.s.i.p, ketua kPUD Kasmin, ketua Bawaslu Muhammad Alwi, para Kapolsek sekabupaten Jeneponto, para camat, lurah dan kepala desa serta seluruh Babinsa dan bhabinkamtibmas sekabupaten jeneponto.

Kabupaten Jeneponto adalah tanah kita sebagai rumah kita dimana didalamnya selalu memperkuat adat sipakatau, sipakalabbiri nasipakainga,yaitu saling menghormati menghargai dan saling mengingatkan sehingga harapan kita pilkada dalam rangka pemilihan Bupati dan wakil bupati di Jeneponto dapat berlangsung penuh kegembiraan, aman, dan kondusif.

Dalam deklarasi tiga pilar ini Kapolres jeneponto Widi Setiawan dan Dandim Jeneponto Muhammad Amin menyampaikan bahwa deklarasi pilkada damai ini dihadirkan tiga pilar, karna tiga pilar ini adalah unsur utama dalam pemerintahan dalam menyatukan persepsi dalam menciptakan pilkada damai di kabupaten Jeneponto.

Tujuan utama dalam pertemuan forum colling sistem tersebut adalah untuk menyatukan pendapat pandangan dan menyatukan visi bagaimana agar pelaksanaan pilkada di Jeneponto tercipta suasana damai aman dan tentram.

Hal yang sama disampaikan oleh sekda Jeneponto Arifin nur bahwa mari kita saling mengingatkan bersama dan bersinergi bersama dalam melaksanakan pilkada damai di jeneponto ini, dan dipastikan ASN, TNI dan POLRI netral dalam pelaksanaan pemilihan Bupati dan wakil bupati di Jeneponto.

Begitu juga harapan Kapolres Jeneponto dan bapak Dandim Jeneponto bahwa yangnpaling penting adalah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi wilayah agar pelaksanaan pilkada dijeneponto tetap aman, damai, dan kondusif.ungkapnya.

Pilkada serentak 2024 ini sudah tidak lama lagi sisa beberapa bulan lagi dan harapan kita semua bahwa terbentuknya tiga pilar ini menjadi bagian dari proses demokrasi.

Dan demokrasi yang baik adalah demokrasi yang mampun menciptakan suasana aman damai dan kondusif.

Tiga pilar yakni lurah kepala desa Babinsa dan babinkamtibmas akan menjadi ujung tombak dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif hingga berakhirnya suatu proses demokrasi dan pentingnya sinergitas antar ketiga pilar tersebut untuk menjamin kondisi pilkada yang kan berlangsung pada November ditahun 2024 nanti.

Sinergitas antar lurah desa Babinsa dan babinkamtibmas sangat vital dalam menjaga stabilitas keamanan terutama dalam pelaksanaan pilkada yang penuh perbedaan tersebut ini.

Sekda Jeneponto Arifin nur menegaskan bahwa ketiga pilar ini harus saling melengkapi dan bekerjasama dengan baik untuk menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang akan mungkin timbul selama tahapan pilkada.

Kerjasama yang baik antar tiga pilar tersebut akan mempermudah kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

hal ini mencerminkan betapa pentingnya peran kita semua dalam mengawal proses demokrasi pilkada pemilihan Bupati dan wakil bupati agar tetap berlangsung damai dan kondusif.

Untuk itu mari saling mengajak seluruh elemen masyarakat aparat keamanan dan pemerintahan daerah untuk tetap bersatu padu dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan pilkada.

Komitmen kita adalah untuk menjaga ketentraman dan kedamaian adalah bentuk konsiliasi nyata terhadap pembangunan demokrasi yang sehat di kabupaten Jeneponto yang kita cintai ini.

Dengan semangat dan komitmen yang kuat kita yakin dapat mewujudkan pilkada yang damai dan berkualitas di Jeneponto ini.

kegiatan deklarasi tiga pilar ini untuk menyatukan seluruh ASN, TNI dan POLRI khususnya tiga pilar yang terdiri dari lurah dan kepala desa Babinsa dan babinkamtibmas. Deklarasi ini juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana agar pilkada di kabupaten Jeneponto yang kita cintai ini berjalan dengan aman damai dan kondusif sesuai yang kita harapkan.

Demikian laporan media KLTV Indonesia Sulsel Kabiro Jeneponto firman sijaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *