Terkesan Mengundang Banjir Ketika Hujan Akibat Draenase “Tersumbat Sampah” Di Jl.Patuan Nagari.

klivetvgindonesia.com.P.siantar, Indonesia
Sangat memprihatinkan keadaan paret (draenase-red) di Jalan Patuan Nagari Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Ketika hujan turun keadaan badan jalan digenagi air sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas.

Ironisnya kesibukan pasar jual beli di lingkungan yang dikenal pasar parluasan
ini sangat ramai dikunjungi para pembeli
jika turun hujan maka terdengar keluhan
dari para Ibu dengan genangan air yang terkesan mengganggu aktifitas mereka.

Selain itu, menurut salah seorang pedagang yang menggelar jualannya dibahu jalan merasa terganggu apabila turun hujan, apalagi  jika hujannya deras wah, susah juga pak, gerutunya.

Jadi, beginilah pak kami pedagang kecil ini sesulit apapun yah harus dihadapi juga dan ini merupakan tantangan, sebut boru Simanjuntak.

Disinggung tentang keadaan sampah jualannya dibuang kemana mereka (pedagang-red) mengatakan, kedalam
tempat sampah yang disediakan oleh Pemko pak, katanya.

Ironisnya kata seorang bermarga Pane yang setiap Minggu singgah di Jln.Patuan Nagari itu untuk belanja kepasar parluasan, sampah yang memadati /menyumbat draenase tersebut hingga kini berita dikirimkan keredaksi sampah masih tetap keadaannya seperti pertanda bahwa sampahnya masih yang lama itu juga kan, tuturnya.

Masih dengan bermarga Pane ini, mengungkapkan, Pemerintah Kota Pematangsiantar tidak pernah absen menerima retribusi sampah namun sangat disesalkan seakan kontribusi untuk angkutan maupun kontrol upaya kebersihan dikitaran pasar parluasan terkesan terabaikan.

“Alasannya sampah yang memadati draenase yang seharusnya saluran air berubah fungsi menjadi “tempat sampah”. Menurut amatan Wartawan kelokasi sekitar Jalan Patuan Nagari simpang Jalan Musyawarah melihat langsung dan mengabadikan dengan kamera handphone.

Warga Siantar yang selalu parkir di Jl.Patuan Nagari simpang Jl.Musyawa rah minta perhatian Wali Kota agar segera memerintahkan pihak terkait memungsikan draenase seperti yang diharapkan dapat dialiri air sebagai mana mestinya.

Akibat tersumbatnya draenase tersebut
dapat mengakibatkan lingkungan yang tidak nyaman serta juga mengundang penyakit. Selain itu, ada semacam himbauan mengingatkan  kita bahwa kebersihan adalah pangkal kesehatan, semoga.(007).

P.siantar, 13/8/’24.
Pengirim berita,
(S.Sitorus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *