Pontianak, Klivetvindonesia.com – IKA UNHAS KALBAR Wakil Ketua III, IKA UNHAS Koordinator Bidang Pendidikan, Riset dan Teknologi DR. Ishak Jumarang, S.Si, M.Si secara resmi menutup pelatihan ecoprint yang diadakan di SKB ( Sanggar Kegiatan Belajar) Kota Pontianak. Acara merupakan bagian dari Kolaborasi IKA UNHAS dengan SKB ini untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat khususnya para Tutor dan Pamong di SKB tersebut. Pelatihan yang diikuti oleh peserta dari SKB ini sangat antusias untuk belajar tentang teknik ecoprint, yang merupakan metode pencetakan alami menggunakan bahan-bahan organik seperti daun dan bunga.lajut Ishak.
Dalam sambutannya pula, Ishak menekankan, pentingnya inovasi dan keterampilan baru dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berkontribusi dan aktif dalam menyukseskan pelatihan ini.yang di selenggarakan selama tiga hari, 29 hingga 31 Juli 2024.
Pelatihan ecoprint ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga membuka peluang bagi para peserta untuk memulai usaha di bidang fashion dan dekorasi dengan menggunakan teknik ramah lingkungan ini. Hal ini sejalan dengan visi IKA UNHAS untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program-program pelatihan dan pemberdayaan
Selain Pelatihan ecoprint, peserta juga di ajarkan cara pembuatan sabun yang langsung bimbing oleh Sekretaris Bidang Pendidikan, Riset dan Teknologi. DR. Masriani, S.Si, Apt, M.Si yangh di damping oleh Ketua bidangnjya DR. Andi Ihwan, M.Si. Kegiatan yang diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan Tutor/ Pamong SKB Kota Pontianak sehingga nantinya dapat mengaplikasikannnya ke masyarakat luas.
Andi Ihwan mengatakan bahwa pelatihan ini mencakup dua bidang utama: pembuatan sabun dan ecoprint. Pembuatan sabun melibatkan penggunaan bahan-bahan alami untuk menciptakan produk yang ramah lingkungan dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi peserta pelatihan. Sementara itu, ecoprint adalah teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk menciptakan pola-pola unik tanpa menggunakan bahan kimia sintetis
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta dapat mengembangkan keterampilan baru yang berguna untuk memulai usaha kecil, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka dan juga mendukung pelestarian lingkungan melalui penggunaan bahan-bahan alami.
Dalam kesempaatan yang sama Wakil Sekretaris IKA Unhas Kalbar Muliadi, S.Si, M.Si juga menyampaikan bahawa pelatihan ecoprint yang diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) bersama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) berhasil memberikan dampak positif bagi peserta dan lingkungan sekitar sebagai Pengembangan Keterampilan, Peningkatan Ekonomi dari Produk-produk ecoprint yang dihasilkan, juga menumbuhkan Kesadaran Lingkungan, dan yang paling utama adalah Kolaborasi dan Kemitraan dengan ebrbagai pihak sehingga memperkuat hubungan komunitas, dan IKA UNHAS dan SKB.
Sebagai bagian akhir kata Mulyadi pelatihan ecoprint oleh IKA UNHAS di SKB tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi peserta, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan penguatan komunitas lokal.(sur)
Waka 3 Ika Unhas Tutup Pelatihan Ecoprint





