KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Sebut saja pria itu bernama Indra Sjafri karena namanya tidak asing lagi buat warga masyarakat pencinta sepak bola di tanah air karena sebut namanya tentu ingat akan prestasi yang dicapainya.
Bukan berlebihan tapi kenyataan sejak pria kelahiran 2 Febuari 1963 menjadi arsitek timnas Indonesia , ia sangat apik dalami meracik pemain – pemain yunior yang berbakat di tanah air yang kita cinta ini.
Setiap pria yang lincah dan gesit ini melatih selau ia menyabet prediakat juara. Hal itu yang membuat nama tercatat dalam lembaran prestasi di PSSI.
Ketika ia menukangi timnas di tahun 2013 mampu membawa timnas U 19 juara AFF U – 19 . Tahun 2019 bawa timnas U – 22 juara AFF U – 22 . Tahun 2023 bawa timnas U – 22 raih medali Emas SEA Games 2023. di tahun 2024 bawa timnas U – 19 Juara AFF U – 19 .
Kesuksesan yang dicapainya tersebut tidak terlepas dari andil dari asisten pelatihnya yang membantu dirinya untuk bantu berpikir seputar susunan pemain untuk bisa menjalankan strategi dan taktik di lapangan yang seperti dia dan asisten inginkan .
Berkat bertangan dinginnya, nama nya menjadi pelatih yang di perhitungkan
di Asia karena setiap melatih selalu membawa predikat juara .
Sepak bola cabang olahraga yang disukai oleh oleh tua dan muda , sepak bola butuh dana yang besar karena mencetak pemain yang handal butuh proses dan tidak semuda membalik telapak tangan . Jadi sepak bola itu merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari O2 yakni otot dan otak. Selain itu faktor non teknis juga menjadi perhatian serius , suporter dan pemain merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan karena dukung moril dari mereka yang memicu pemain yang menjadi energi tambahan .
Hal itu seperti yang kita saksikan lewat layar kaca atau nonton langsung ketika timnas Indonesia berhadapan dengan Thailand di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya , Senin 29 Juli 2024 , malam , sorak sorai para suporter sepertinya tak ada capainya mereka treak yel – yel mengsemangatkan tim kebanggaannya , hal itu dapat kita lihat sejak pertama wasit meniup pluit para suporter sudah mulai menyanyi meski suara mereka tak semerdu , seperti Rinto Harahap , Pance pondang dan Obie Mesak tapi jasa mereka yang memberi semangat itulah yang paling penting dan kita lihat timnas kebanggan kita terus menekan sejak pluit berbunyi dan akhirnya membuahi hasil dimana Jens Raven mampu mencetak gol dimenit ke 34, kedudukan menjadi 1 – 0 tersebut menjadi gol semata wayang buat timnas indonesia hingga pertandingan usai .





