Misteri Siswa Baru Jadi Sorotan Perak di SMAN 17 Makassar

 

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com– Masa penerimaan siswa PPDB secara resmi di lembaga pendidikan sekolah negri telah tutup. Namun ,kenyataan di lapangan belum berakhir karena masih ada sekolah yang menerima siswa lewat jalur tidak resmi.

Bacaan Lainnya

Keterkaitan dengan hal itu lembaga LSM PERAK Indonesia melakukan investigasi di lapangan seputar penambahan kouta siswa di lembaga pendidikan di SMAN 17 Makassar yang dinahkodai oleh Abu Hanafi , S.Pd ,MM .

Menurut Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat dan Kebijakan Publik LSM PERAK Indonesia, Andi Sofyan, SH menuturkan
dalam keterangannya di media bahwa hasil investigasi dan pemantauannya di beberapa sekolah pemenuhan Kouta sudah masuk tahap selesai namun temuan baru ini perlu di kroscek Disdik seperti yang terjadi di SMA Negeri 17 Makassar Sulawesi Selatan . Kuat dugaan dari hasil yang Teridentifikasi disinyalir ada beberapa orang masuk lewat jalur Kepsek bukan dari sistem PPDB ataupun pemenuhan kuota,”begitu ucapnya, Sabtu (27/7/2024)

Merujuk pada pemberitaan sebelumnya menurut pengakuan Kepala Sekolah, bahwa siswa yang diterima tersebut merupakan siswa yang menggantikan siswa yang tinggal kelas. Namun, kenyataan tidak demikian setelah adanya dikroscek dan mencari tahu informasi di sekolah tersebut, ternyata tidak ada siswa yang tinggal kelas .

“Kuat dugaan penerimaan siswa tambahan tersebut merupakan inisiatif dari Kepsek yang bersangkutan .Oleh karena itu perlu dipertanyakan kebijakan yang ditempuhnya sehingga tidak terjadi polemik dikalangan orang tua siswa yang anaknya tidak diterima di lembaga pendidikan tersebut dan juga mencegah untuk tidak terjadi buah bibir dimana menjadi pokok persoalan yang akan ramai dibicarakan oleh masyarakat .

Sehubungan dengan hal tersebut Lembaga Swadaya Masyarakat PERAK Indonesia mengharapkan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan inspektorat bisa datang meninjau sejak mendapat informasi ini dan langsung mengkroscek atas kebenarannya.
dan harapan “Kami jika terbukti dan benar melakukan hal itu Kepsek tersebut dicopot karena ini diduga menciderai pendidikan,” tegasnya.

Keterkaitan dengan seputar penerimaan siswa tersebut kami menghubungi kepsek untuk mengkonfirmasi hal tersebut , Melalui selulernya, Kepala SMAN 17 Makassar, Abu Hanafi, S.Pd, MM yang dikonfirmasi mengatakan dirinya siap diganti karena hanya pelaksana tugas ,” begitu ujarnya.

Sementara, Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin yang dikonfirmasi mengatakan, belum mengetahui soal hal itu. Namun, dia menyampaikan
semua nya melalui mekanisme jalur PPDB bahkan pemenuhan kuota sudah selesai,” jawabnya via WhatsApp, Sabtu (27/7/24)

Ketika ditanya bagaimana tanggapan kadis pendidikan SulSel dan tindak lanjutnya terkait dengan kewenangan Kepsek yang melampaui kadis rupanya belum di jawab dari kadis. Namun,menjadi catatan untuk dijadikan pekerjaan rumah ) karena ditunggu oleh , awak media .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *