MAKASSAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Keterkaitan dana bos yang diduga disalah gunakan oleh pengelolah lembaga pendidikan tersebut , dan diduga penerima siswa ada yang lewat jendela maka wartawan merasa terpanggil untuk mewawancarai kepsek SMPN 1 Makassar yakni Dr.Suaib Ramli , S.Pd , MPd untuk dimintai keterangannya seputar hal tersebut .
Namun , niat baik wartawan untuk meminta keterangan dari kepala sekolah seputar dana bos dan Lejend tersebut mengalami hambatan karena Security menyampaikan bahwa kepala sekolah tidak ada di sekolah , dia lagi keluar ada pertemuan ,” begitu ucapan security dengan nada tegas .
Informasi yang diperoleh bahwa security tersebut memang sering melakukan hal tersebut , dimana ketika datang LSM juga dia sampaikan demikian , begitu juga ketika datang orang tua siswa juga dia sampaikan demikian ,” begitu juga dengan wartawan , kata – kata yang sering dilontarkan dari mulutnya tersebut, menjadi lagu wajib yang sering dia nyanyikan jika datang LSM dan wartawan yang hendak menemui kepsek tersebut.
Sikap oknum Security yang demikian , kuat dugaan dia menyusahkan kepala sekolah dengan alasan yang tidak tepat karena setiap LSM datang atau wartawan, pasti dia menyampaikan hal yang sama ,meski wartawan melihat keberadaan kepala sekolah masuk ke ruang kerjanya tetap dia menyampaikan bapak keluar ada pertemuaan diluar .
Sikap yang diperlihatkan oleh oknum security tua tersebut itu bukan menguntungkan kepala sekolah tapi justru merugikan karena kepsek tidak bisa memberi keterangan yang akan dikonfirmasi wartawan untuk pemberitaan karena penolakan dengan cara halus yang dilakukan oleh security agar wartawan tidak bisa bertemu dengan kepala sekolah dengan alasan yang sering dia utarakan yakni bapak keluar, ada pertemuaan .
Pada hal apa susahnya jika memberi ijin wartawan bertemu untuk mewawancara seputar dana bos yang diduga disalah gunakan begitu juga yang diduga dengan penerimaan siswa lewat jendela/ Letjend. .
Hal senada juga di akui oleh teman dari Media cetak ‘Kosong Satu’ pak Ridwan ” bukan saja dari kalangan wartawan dan juga LSM dari masyarakat pun ia lontarkan kata kata itu ,contoh ( Pak Jufri 43 tahun) yg mau bertemu dengan Kepala UPTD SMPN.1 Makassar. Harus kecewa dengan sikap dan jawaban dari sang security.
Ada Apa Sebenarnya pak sekuriti ini selalu menggunakan kata itu?,apakah itu pesan kepsek karna memang tidak mau di Temui? .geram orang tua siswa tersebut
Secara Harfiahnya hal seperti itu tidak perlu terjadi apabila sang MN security SMPN.1 Makassar mau terus terang tentang keberadaan Kepala UPTD SMPN.1 Makassar, tentunya kami sangat hargai karna memang tugas dari sang security disamping menjaga sekolah juga menjaga kepala UPTD dari hal-hal yang akan merugikan Kepala UPTD itu sendiri.Tandasnya





