Viral Seorang Sopir Ambulan Turunkan Jenazah Di Area SPBU, Ketum Limas Angkat Bicara

klivetvindonesia.com Sintang – Viral berita seorang supir ambulan menurunkan jenazah di area SPBU, Kabupaten Sintang Provinsin Kalimantan Barat 16/07/2024.

Diketahui bahwa oknum sopir ambulans RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang, menurunkan jenazah bayi laki-laki di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) gegara keluarga korban menolak membayar selisih BBM sebesar Rp 400 ribu. Keluarga enggan mengeluarkan biaya tambahan karena sudah membayar di rumah sakit sebesar Rp 650 ribu.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat akhirnya angkat bicara 18/07/2024, kepada awak media ia mengatakan “tindakan yang dilakukan oknum sopir itu sudah melukai hati seluruh ummat beragama bukan hanya bagi keluarga almarhum.

Sejatinya seorang yang sudah mau menjadi sopir ambulan berarti sudah terpatri rasa sosial dalam dirinya, apalagi berdasarkan informasi yang diterima bahwa sopir ambulan tersebut adalah pegawai dari Rumah Sakit dimana jenazah tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.

Sopir tersebut mencoreng nama baik dari Pihak Rumah Sakit Milik Pemerintah, sudah selayaknya Badan Kepegawaian Daerah mengambil langkah yang tepat demi memulihkan nama baik institusi.

Menurunkan jenazah di area yang bukan tempatnya sungguh tidak boleh di toleransi, karna hewan saja kita kubur baik baik, ini manusia apalagi pihak keluarganya sudah membayar biaya atau sewa ambulan dari rumah sakit hingga kekediaman nya.

Dimana rasa kemanusiaan sopir ambulan tersebut, jika hanya alasannya untuk tukar mobil tidak mesti di turunkan di SPBU, seyogyanya bawa kembali ke Rumah Sakit baru di pindahkan kemobil yang dimaksud.

Kita dari Lembaga berharap ada sangsi tegas terhadap sopir ambulan tersebut karna bisa jadi kegiatan pungli atau pemerasan yang dilakukan nya bukan yang pertama bisa jadi sudah sering kali dilakukan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *