JENEPONTO – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Kekerasan antara siswa seharusnya tidak perlu terjadi jika mereka sesama bisa menahan diri tapi karena dara muda yang bergelora dalam dada dan terus membara ,teman bisa jadi lawan .
Hal ini yang seperti terjadi duel maut siswa antara siswa di lembaga pendidikan Sekolah menengah Atas Negri 6 Jeneponto Sulawesi Selatan ,17 Juli 2024 di Lingkungan Bungung Lompoawa Kelurahan Tolo Kota keCamatan Kelara .
Dalam durasi Vidio 0.38 detik sangat jelas sebagai petunjuk bahwa pada hari Rabu ada perkelahian antara siswa dari lembaga pendidikan SMAN 6 tersebut . Ada siswa yang membela temannya dengan berulang kali menendang siswa yang berbaju warna pin yang membuat siswa yang bersangkutan tak sanggup menahan sakit dari tendangan dari temanya persis di bagian rusuk .
Keterkaitan dengan hal itu, Lembaga Pengawas Aparatur Negara Republik Indonesia berharap kepada Kepala Sekolah Menengah Atas Negri 6 Jeneponto segera memanggil siswa yang berhantam tersebut, dan termasuk siswa yang ikut menendang dan siswa yang lain yang melihat dan mendengar peristiwa perkelahian tersebut untuk di jadi saksi dan diberi sangsi yang tegas kepada siswa yang bersalah .
Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan segera memanggil kepala SMA Negri 6 Jeneponto untuk mempertanyakan kasus perkelahian tersebut dan modusnya apa sampai terjadi perkelahian yang demikian . dan mempertanyakan perkelahian tersebut , apakah terjadi di jam sekolah.
Sebelum orang tua siswa yang anaknya ditendang akan melapor kepada pihak kepolisian untuk diproses 2 siswa yang ikut tendang berulang kali tersebut .






