Viral- Balita Tenggelam di Kolam Resapan di Mirah Seruni Panakukang

 

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.comWarga di gegerkan  adanya seorang meninggal dunia akibat tenggelam di dalam kolam resapan kanal berukuran 2×3 meter.bertempat di Jl. Mirah Seruni Kel. Pandang Kec. Panakkukang Kota Makassar.Pada Hari Rabu tanggal 26 Juni 2024 sekitar pukul 16.30 wita

Adapun identitas korban :

Nama : Syarif
Umur : 3 thn
Alamat : jl. Mirah Seruni Kec. Panakkukang Makassar

 

Adapun Saksi1 :
Nama : Jumriana, 25 tahun, karyawan swasta, Jl. Mirah seruni kel. Pandang kec. Panakukang Kota Makassar 083137562940 ( ibu korban )

 

Saksi2 :
Nama : Dg Sattu, 54 Tahun , Tukang Sapu Kompleks Azalea, Jl. Mirah Seruni Kec. Panakkukang Makassar

Adapun kronologis kejadian :

– Menerangkan bahwa sekitar Pukul 17.00 Wita Saksi1 keliling di sekitaran rumah mencari anaknya untuk menyuruh pulang Mandi kemudian sewaktu saksi1 berada di dekat kolam kemudian melihat anaknya sudah terapung tidak bergerak dan sudah tak bernyawa di dalam kolam tersebut, kemudian saksi 1 mengangkat anaknya lalu membawa ke rumah.

 

– Selanjutnya saksi 2 yg sedang berada di tempat kerja mendapat info dari istrinya perihal kejadian tersebut kemudian kembali ke rumah dan meminta pertolongan kepada warga dan pihak kepolisian.

Sekitar pkl.17.21 wita Babinsa kel. Pandang sertu. Herman  di hubungi oleh warga dan melaporkan kalau ada anak yg tenggelam

Dengan Sigap sertu Herman Langsung mendatangi lokasi dan melakukan tindak pengecekan lokasi tempat kejadian serta berkordinasi dengan warga setempat serta orang tua korban.

Sekitar pukul 17.45 wita Piket SPKT mendapat laporan terkait kejadian tersebut kemudian Ka. SPKT bersama anggota dan piket fungsi serta Pawas AIPDA Asrullah langsung menuju TKP.

Sekitar pukul 17.50 wita Lurah Pandang Kec.Panakukang Nurul Oktavia Putri tiba di lokasi dan melakukan koordinasi dengan pihak Keluarga korban dan pihak terkait tentang lokasi pemakaman korban.

Sekitar pukul 18.30 wita Piket SPKT bersama piket Fungsi dan Pawas meninggalkan TKP. Situasi tetap aman dan terkendali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *