Peringati HARDIKNAS, Aliansi Wija To Luwu Gelar Unjuk Rasa, Berikut Tuntutannya !!!

 

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com– Kurang Lebih 30 orang dari *Aliansi Wija To Luwu Menggugat* dipimpin Sdr. Muhammad Yusuf Alfarizi melaksanakan Aksi Unjuk Rasa dalam rangka memperingati *HARDIKNAS.*di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Jl. Perintis kemerdekaan Kel. Tamalanrea Indah Kec. Tamalanrea Kota Makassar 2 Mei 2024 Pukul 15.45 Wita

 

Adapun tuntutan Dalam spanduk yang bertuliskan

“REVOLUSI SISTEM PENDIDIKAN”
Isi tuntutannya yakni
a. Transparansi beasiswa pemda Luwu Raya
b. Mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Se-Luwu Raya
untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai
c. Memberikan jaminan sosial yang layak bagi tenaga pendidik di Luwu Raya
d. Mendesak Pemerintah Daerah Se-Luwu Raya untuk lebih memperhatikan Sekolah Luar
Biasa (SLB)
e. Mempermudah implementasi tugas dan kewajiban tenaga pengajar
f. Hentikan sengaja bentuk kapitalisme dan komersialisasi pendidikan di Luwu Raya
g. Meminta Pemerintah Daerah Se-Luwu Raya mewujudkan pendidikan gratis.

Sementara terpantau pada Pukul 15.55 Wita, Pengunjuk rasa dan Pihak Keamanan bersitegang Karna dari pihak pengunjuk rasa ingin membakar Ban bekas di tengah jalan namun di cegal oleh pihak keamanan.

pengunjuk rasa dari aliansi wija to luwu kembali tertib dan melanjutkan orasi dengan membacakan tuntutannya.

Pada Pukul 16.12 Wita, Pengunjuk rasa dan Pihak Keamanan lagi lagi bersitegang kembali karena dari pihak pengunjuk rasa ingin membakar Ban bekas di tengah jalan namun tetap di cegal oleh pihak keamanan.

Pukul 16.20 Wita, pengunjuk rasa kembali tertib dan melanjutkan orasi.

Sementara Pengunjuk rasa diterima oleh Andi Baharuddin (Kasubag Umum Kepegawaian dan Hukum Disdik) bersama AKBP Muhamadong (Kabag SDN Polrestabes Makassar, Kompol Muh. Thamrin (Kapolsek Biringkanaya) dan Kompol M. Yusuf (Kapolres Tamalanrea) di Aula Gedung Guru Yusuf Kalla dengan tanggapan Sbb :

“Kami menerima para Mahasiswa dari Aliansi Wija To Luwu di Dinas Pendidikan Sulsel yang menyampaikan aspirasi untuk rakyat khusus nya dibidang Pendidikan.” Ungkap andi Baharuddin

 

“Untuk tuntutan para mahasiswa kami akan menyampaikan ke atasan kami (Kepala Dinas Pendidikan Sulsel).”

“Dinas pendidikan Sulsel sudah memberikan sarana dan bantuan terkait pendidikan yang sudah layak di propinsi Sulsel walaupun belum menyeluruh”.lanjutnya

” Kewenangan untuk bea siswa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten kami cuma berwenang untuk Siswa SMP dan SMA/SMK di seluruh Sulsel kepada para orang tua siswa yang tidak mampu”.Tandasnya

“Dinas pendidikan sudah berupaya meningkatkan pendidikan dan memfasilitasi kepada para Siswa di seluruh sulsel untuk bimbel secara gratis bagi yang mau lanjut ke Perguruan tinggi”.ungkapnya

 

Sementara itu AKBP Muhammadong menyampaikan Kepada para mahasiswa yang melaksanakan demo untuk tidak anarkis dan menyampaikan aspirasi dengan damai tidak merugikan penggunaan jalan.

Pukul 17.50 Wita, kegiatan selesai dengan aman dan pengunjuk rasa membubarkan diri dengan aman.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *