Warga Rumbia Marah Besar Jalan Rusak Berat Dicuekin Oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penata Ruang Kabupaten Jeneponto

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com– Kondisi jalan kabupaten di Desa Rumbia keCamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan , rusak berat akibat coran jalan jembatan saluran air rubuh . Berdasarkan hasil pantauan dilokasi , kamis 11 April 2024 , kuat dugaan konstruksi pengerjaan coran jalan jembatan saluran air tersebut pengerjaanya diluar dari perencanaan yang mengakibatkan mudah rusak . Akibat dari hal tersebut warga marah besar karena kendaraan roda empat tidak bisa melintas karena diameter lubangnya cukup besar yang diperkirakan mencapai ukuran kurang lebih 3 x 2 m.

Sehubungan dengan hal tersebut , wartawan menemui sejumlah warga masyarakat di wilayah tersebut untuk diminta komentarnya seputar coran jembatan jalan saluran air yang rusak berat tersebut. Menurut H.Mustari DG Awin selaku Iman Mesjid Raya keCamatan Rumbia , mengatakan bahwa benar jalan tersebut rusak berat karena coran jembatan jalan saluran air rubuh mengakibatkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas,” begitu ucapnya.

Keterkaitan dengan rusak berat coran jalan jembatan saluran air tersebut , kami sangat mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto , dalam hal ini , dinas pekerjaan umum dan penata ruang (PUPR) Kabupaten Jeneponto diharapkan untuk segera datang kelokasi melihat kondisi jalan tersebut untuk diperbaiki sehingga jalan tersebut dapat difungsikan seperti sediakalanya,” begitu
ucapnya .

Sementara sejumlah warga lainya menilai , coran jembatan jalan saluran air tersebut asal kerja”, karena kuat dugaan kurangnya pengawasan yang ketat dari PUPR sehingga sesukanya selera pekerja, bekerja,” begitu ucap mereka. Oleh karena itu, diharapkan kepada dinas pekerjaan umum dan penata ruang (PUPR) Kabupaten Jeneponto untuk segera memperbaiki jalan yang rusak berat tersebut .

Warga juga menyampaikan sekiranya jalanan tersebut di perbaiki segera sebelum ada korban ,pasalnya tidak menutup kemungkinan pengguna jalan yang tidak mengetahui adanya jalan rusak yang parah bisa saja terjerumus menjadi korban,itu hal yang kami tidak inginkan”ungkapnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *