PELAKSANAAN HARI RAYA IDUL FITRI SERIBU EMPAT RATUS EMPAT PULUH LIMA HIJRIAH DI KECAMATAN RUMBIA.

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-Rumbia rabu sepuluh april dia ribu dia empat. Momentum pelaksanaan hari raya idul fitri satu syawal seribu empat ratus empat puluh lima hijrah tepat jatuh pada hari ini rabu sepuluh april dua ribu dua puluh empat masehi pemerintah kecamatan rumbia dan pemerintah Desa rumbia melaksanakan shalat idul fitri bersama seluruh masyarakat rumbia di lapangan samping lili desa rumbia kecamatan rumbia.

Shalat id ini dapat kita maknai bahwa kebersamaan dalam melaksanakan shalat idul fitri ini sebagai momentum untuk membersihkan hati untuk mendorong nilai dan semangat kebersamaan dan keragaman.

Dalam sambutan pemerintah kecamatan rumbia dalam hal ini camat rumbia Abdul Rajab gaus Karaeng lau menyampaikan dalam pidatonya bahwa dalam pelaksanaan hari raya idul fitri ini adalah momen yang kita tunggu tunggu dalam akhir bulan ramadhan ini yang kita laksanakan sebulan penuh dan sebaiknya mari kita bersama sama menciptakan suasana dan energi positif.

Dan harapan kita idul fitri tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua khususnya masyarakat rumbia. Seperti halnya tahun tahun sebelumnya. Sedangkan pelaksanaan idul fitri ini dipenuhi masyarakat hingga membludak kelapangan sampung lili kecamatan rumbia dan diperkirakan jamaah yang hadir sampai ribuan orang hadir dalam melaksanakan shalat idul fitri ini.

Sekalipun cuaca agak mendung dan kurang bersahabat tetapi itu bukan suatu penghalang untuk datang melaksanakan shalat id secara berjamaah di lapangan sampung lili ini dan menandakan bahwa pentingnya kebersamaan dalam melaksanakan segala perintah Allah.

Mengawali pertemuan di pagi yang mulia ini kami atas nama pribadi dan pemerintah kecamatan rumbia dan juga pemerintah wilayah Desa rumbia mengucapkan selamat hari raya idul fitri satu sawal seribu empat ratus empat puluh lima hijriah Takabalalahu minna waminkhum siyaamana wasiyaamakum minal aidin walfaisin mohon maaf lahir dan batin.

Untuk itu kami sebagai pemerintah kecamatan rumbia dan juga pemerintah wilayah desa rumbia mengajak bahwa dalam pelaksanaan shalat id ini mari jadikan momentum ini sebagai awal untuk membuka lembaran baru masa depan yang semakin baik terutama kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dan menghadirkan sikap perilaku kita sebagai insan yang bertakwa.

Juga sangat penting untuk saya sampaikan bahwa dimana baru baru ini kita baru saja melaksanakan pesta demokrasi dalam hal ini pilpres dan pileg dimana di antara kita saling berbeda pilihan dan pandangan maka momen inilah untuk saling memaafkan diantara kita.

Dan mari jadikan perbedaan sebagai hikmah di balik pesta demokrasi ini dan harus kita pahami bahwa setiap warga negara berhak menentukan pilihannya tanpa ada tekanan dari siapapun dan alhamdulillah tetap aman dan kondusif.

Hikmah dibalik ini jadikan perbedaan sebagai pemersatu di hari yang berbahagia ini yaitu di hari idul fitri ini yakni sipakatau sipakalabbiri nakisipakainga dan jadikan semua ini sebagai bagian dari perubahan menuju kebaikan dengan tetap menjaga hubungan silaturahmi.

Mari kita hilangkan rasa kebencian rasa dengki rasa iri hati rasa dendam rasa sombong rasa bangga dengan apa yang kita miliki hari ini.

Mari ganti semua itu dengan sikap kasih sayang serta kepedulian sembari saling ber maaf maafpan di momen hari raya idul fitri ini.

Demikian liputan media KLTV Indonesia kom. Kabiro jeneponto. Firman sijaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *