Kltvindonesia,com. Pesawaran- Pupuk merupakan salah satu komponen terpenting dalam bidang pertanian, Hal tersebut merupakan fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan akan zat hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Pupuk sangatlah memegang peranan penting.
Hal tersebut disampaikan Peltu Ibrahim Babinsa Desa Tamansari dari Koramil 421- 02/Gedong Tataan kepada warga desa ditempat pengolahan pupuk Kompos dusun Pasir Erih desa Tamansari, kec. Gedong Tataan Kab Pesawaran, Minggu (30/03/24).
Disela sela kegiatan Peltu Ibrahim mengatakan dalam pembuatan pupuk organik milik Bapak Slamet dusun Pasir Erih dengan tujuan adalah dalam rangka mensukseskan program kemandirian pangan dan ketahanan pangan pemerintah di tengah ancaman krisis pangan dan tingginya harga pupuk dipasaran
Proses pembuatan pupuk organik tersebut dengan menggunakan tanah bekas kotoran sapi dicampur dengan sekam padi dicampur dengan EM4 (mikroorganisme dekomposer).
Pembuatan Pupuk Organik dengan bantuan bakteri ini dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri (microorganisme).
“Sampah organik dengan proses secara permentasi dapat menjadi pupuk organik yang bermanfaat meningkatkan kualitas tanah. Dengan membuat pupuk alami sendiri, petani bisa menekan biaya dalam usaha pertanian. “Dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan serta manfaat pupuk organik juga tidak kalah dibanding dengan pupuk kimia,” kata Peltu Ibrahim.





