Kltvindonesia,com. Pesawaran- Babinsa desa Lumbirejo Koramil 421-02/Gdt jajaran Kodim 0421/Lampung Selatan Serma Riko Susanto laksanakan panen daun bawang di lahan milik Bapak Sarjono seluas 30 X 20 M di Dusun 3 Desa Lumbirejo Kecamatan Negeri Katon-Pesawaran Jum’at (15/03/2024).
Daun bawang (Allium fistulosum L. N) termasuk jenis sayuran yang populer di negeri ini. Kegunaannya banyak dipakai sebagai bahan pelengkap sebuah masakan. Di samping itu, daun bawang juga sering dipakai buat pengobatan suatu penyakit. Dari segi kesehatan, jenis sayuran dari kelompok bawang ini dipercaya mampu peningkatan kesehatan kulit, rambut, dan pencernaan. Karena kegunaannya tersebut, permintaan daun bawang di masyarakat terus meningkat. Salah satu petani yang menekuni usaha budidaya daun bawang pada tanah atau area persawahannya sehingga dekat dengan tanaman Padinya ialah Bapak Sarjono melaksanakan budidaya tanaman Daun Bawang ini sebagai tambahan penghasilan selain bertani padi.
Ia sudah menanam daun bawang sejak beberapa tahun lalu, menurut Serma Riko sebagai babinsa yang telah menguasai kultur tanah di wilayah binaannya mengatakan bapak Sarjono membudidayakan daun bawang di lahan seluas 30×20 M. Lahan pertanian ini memang cocok buat mengembangkan sayuran karena berada di daerah dataran tinggi, namun pengairan masih terbilang cukup, walaupun tidak terkaver seluruh lahan oleh pengairan irigasi,”tutur Babinsa.
Dari lahan tersebut, yang ditanamai daun bawang bapak Sarjono mengaku tertarik menanam daun bawang karena permintaannya tinggi. Selain itu, panen daun bawang juga cepat. Tanaman ini sudah bisa dipanen dalam waktu 2,5 bulan sejak ditanam.
” Serma Riko Juga mengatakan, Karena permintaannya tinggi, ia mengaku hasil panen dari bapak Sarjono selalu habis diserap pasar. Bapak Sarjono menjual daun bawang per bal/ikat
Sekali panen ia bisa mengantongi omzet yang lumayan untuk menambah penghasilannya.
Babinsa Berharap kesejahteraan petani selalu meningkat Namun banyak faktor pendukung yang harus lebih ditingkatkan lagi oleh pemerintah demi mensejahterakan petani baik penyediaan bibit dan pupuk tak lepas juga faktor pendukung yaitu sarana dan prasarana, baik jalan yang memadai menuju kelahan pertanian sehingga memudahkan petani mengangkut hasil panen agar tetap bagus sampai ke pasar atau ke tangan konsumen serat sarana laian yaitu pengairan dari irigasi sehingga hasil panen dapat lebih maksimal dengan suplay air yang cukup kelahan pertanian.”tutup Babinsa.





