KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Nikolaus Beni adalah salah seorang calon anggota legislatif 2024 untuk DPRD Kota Makassar Daerah pemilihan 4 meliputi keCamatan Panakkukang dan Manggala ” menilai pemilu 2024 adalah “pemilu terburuk sepanjang pelaksanaan pemilu pasca reformasi 1998 “setelah pemilu 1997.
Adapun alasan bahwa Pemilu 2024 terburuk sepanjang pemilu pasca reformasi adalah berdasarkan pemantauan di lapangan saat pencoblosan terjadi ada ketimpangan-ketimpangan mulai dari keterlambatan logistik sampai pada tempat pemungutan suara (TPS), terlambatnya pelaksanaan pencoblosan yang seharusnya dimulai pukul 07.00 ternyata baru dimulai pukul 09.30 dan ada juga di beberapa TPS, tertukarnya lembaran kertas suara dari beberapa TPS . Lebih parah lagi pelaksanaan “pencoblosan di TPS sangat lengah dari petugas” yang memudahkan peluang terjadinya kecurangan pada saat pencoblosan 14 Februari 2024″.
Hal lain yang menguatkan alasan NB akronim nama Nikolaus Beni adalah “terjadinya keributan dimana-mana” sampai dengan terjadinya pencoblosan atau pemungutan suara ulang (PSU) di kota Makassar dan di hampir seluruh beberapa tempat di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia”.
Penyebabnya semua ini adalah bermula dari “cawe-cawe Joko widodo sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dan juga “ketidak netral nya” para penyelenggara negara terkhususnya penyelengara pemilu.
Indikator semuanya itu adalah” tindakan Jokowi selaku Presiden terjun langsung “membagi sembako menjelang dan setelah pemilu dan menaikkan gaji sebagai kompensasi dari semua itu diduga keras untuk melakukan” niat jahatnya untuk melakukan “kecurangan kepada pelaksana pemilu seperti “Panwas , KPU dan juga ASN” , dua hari sebelum pencoblosan 14 Februari 2024.
Makassar 1 Maret 2024
Penulis
Nikolaus Beni
Caleg PDI Perjuangan Kota Makassar
Pemilu





