klivetvindonesia.com -Ketapang Kalimantan Barat pada saat mendengar ada nya salah satu pekerjaan dinas pekerjaan umum yaitu pekerjaan drainase di jl.suprato yang ambruk setelah selesai dikerjakan team kltv Indonesia dan lembaga KPK Tipikor lansung terjun kelapangan untuk memastikan bahwa benar ada nya salah satu proyek yang baru selesai dikerjakan telah ambruk.
Pada saat team kltv indonesia dan Ketua lembaga KPK Tipikor kelapangan untuk memastikan Perkerjaan yang Ambruk tersebut telah di perbaiki yaitu dengan melakukan pengecoran di lobang yang Ambruk tersebut.
Yang sangat disayangkan adalah Pekerjaan Drainase yang Ambruk bukan hanya di Satu Sisi. Kami melihat dilapangan ada nya Dua Lobang yang telah di tutupi.
Ketua lembaga KPK Tipikor mengatakan bahwa pekerjaan Dranase tersebut dikerjakan dengan Asal asalan dan bisa dibilang Gagal.

Untuk penyebab Ambruk nya pekerjaan tersebut kami belum bisa memastikan atau mengetahui pasti penyebab nya, dikarenakan kami tidak mendapatkan jawaban atau Respon dari pihak PU maupun Pelaksana, bahkan sudah mencoba untuk menghubungi melalui Pesan WhatsApp dari pihak Dinas Pekerjaan Umum atau yang bertanggung jawab atas Pekerjaan tersebut yaitu Bidang Cipta Karya, ( PPK2 ) dan pihak Pelaksana atau Perusahaan yang mengerjakan proyek Drainase tersebut tidak ada jawaban sama sekali.
Hingga berita ini diterbitkan dari kedua belah pihak tidak memberikan Respon atau membalas pesan WhatsApp kami sama sekali.
Disini saya dan Ketua lembaga KPK Tipikor menduga bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan Asal asalan oleh Pelaksana dikarenakan mengejar batas waktu yang telah di tentukan.

Hal ini sangatlah disayangkan karena berdasarkan dari nilai proyek yang hampir Satu Milyar itu bisa dibilang Gagal
Ketua lembaga KPK Tipikor juga menduga ada nya tindak pidana korupsi,di Pekerjaan tersebut hingga menyebabkan pekerjaan itu kurang Efektif.
Team kltv Indonesia dan Ketua lembaga KPK Tipikor berharap kepada Inspektorat atau Instansi terkait untuk segera melakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan Fisik di Proyek tersebut.
R.ed





