OPINI : Gambar Dalam Baliho Bertaburan Di Pinggir Jalan Menjelang Pemilihan Legislatif.

Klivetvindonesia.com Di mana- mana di setiap pojok Kota dan Desa yang ada di Baturaja OKU menjelang pemilihan calon legislatif yang sudah masuk hitungan bulan ini terlihat bermunculan gambar gambar calon legislatif dengan bermacam pola untuk mengenalkan diri dengan mengusung Visi serta Misi berharap mendapat simpati dari Masyarakat yang di perlihat kan langsung melalui gambar yang terpampang.

 

Wajah Baru dan wajah lama terlihat sumringah menebar pesona berlomba merebut simpati entah apa yang ada dalam hati nya sebuah jabatan yang amanah atau hanya memperkaya diri.

 

Yang terpilih lima tahun lalu kini kembali berkompetisi apakah mereka menyadari setelah terpilih lalu menghilang dan di saat ini baru datang lagi dengan gambar terlihat seakan merayu ,berharap masyarakat untuk dapat memilih nya lagi

 

Melalui media gambar dapat dengan mudah dibagikan pada berbagai platform media sosial, yang memungkinkan calon untuk mencapai audiens dengan skala lebih besar. Pemilih dapat dengan mudah membagikan gambar-gambar tersebut kepada teman-teman mereka, sehingga pesan politik calon tersebar lebih luas. Meskipun demikian, penggunaan media gambar dalam politik juga menimbulkan pertanyaan tentang etika dan kejujuran. Penting bagi para calon untuk memastikan bahwa informasi yang mereka sampaikan dalam gambar-gambar tersebut benar dan tidak menyesatkan pemilih.

 

Agar tidak instan dengan hanya melihat gambar untuk menentukan pilihan di bilik suara nanti, pemilih harus benar benar matang guna menentukan pilihan. Penentuan pilihan tersebut sebaiknya melewati proses mempertimbangkan visi, misi, dan rekam jejak caleg yang bersangkutan. Mengenali dengan cermat rekam jejak caleg akan meminimalisir potensi salah pilih caleg dalam pemilu. Sebab, pilihan pemilih ini akan dikonversi menjadi nama-nama wakil rakyat yang akan menduduki kursi legislatif lima tahun ke depan.

 

Sah saja perang gambar yang bertujuan agar masyarakat dapat melihat nya,Untuk menjadi wakil rakyat sebagus nya memang berdasar kan panggilan hati mereka. bukan gambar yang d pasang dan terpampang di buat hanya untuk pencitraan,yang hanya mencari simpati serta kesempatan untuk sekedar memanipulasi demi sebuah kedudukan atau jabatan yang pada akhir nya jauh dari kata amanah.

 

Penulis : Thorick SopianS

eniman dan Wartawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *