Klivetvindonesia.com,Sambas,kalbar-Kontraktor Halte Das Kapuas gunung senujuh desa perigi Limus saat dikonfirmasi menyampaikan,” Kami bertanggung jawab atas keterlambatan walaupun telah di lakukan pemutusan kontrak , sejumlah LSM dan ikatan wartawan online mengapresiasi kontraktor CV Tekhnika Konstruksi dengan nomor kontrak 13/SPK/PPK – II / BPTD -Wil_XIV/ X / 2022 yang melaksanakan pembangunan Halte Das Kapuas gunung senujuh kabupaten Sambas , provinsi Kalimantan Barat,”katanya.
Saat tim media melihat aktivitas penyelesaian papan halte apung yang terpasang di lokasi kegiatan halte das Kapuas gunung senujuh,”Kontraktor tersebut kembali menerangkan,”Ikatan wartawan on line dan LSM yang berada di Kabupaten Sambas, Desa Perigi Limus memberikan nilai positif untuk kepada kontraktor pelaksana dan berharap azaz manfaat dari pembangunan ini bisa di manfaatkan secara baik bagi masyarakat desa khususnya masyarakat Sambas pada umum nya.

walaupun kontraktor sudah di putus kontrak ,secara sangsi admintrasi seperti memberikan daftar hitam perusahaan dan membayar denda ,sesuai peraturan presiden no 54 tentang pengadaan barang dan jasa ,
Untuk itu sejumlah LSM dan DPD Iwo provinsi Kalimantan Barat Syafarudin Delvin ,SH , dan beberapa rekan media sangat mendukung kontraktor dalam penyelesaian kegiatan halte das kapuas gunung senujuh,”paparnya.
Secara visual pembangunan halte das Kapuas gunung senujuh memang agak memakan waktu yang cukup lumayan apalagi sebagian bahan halte apung adalah pabrikan di luar provinsi Kalimantan Barat , dan letak nya begitu jauh untuk mensuplay material , belum lagi di tambah cuaca da pasang surut air yang begitu extrem .
Semoga dengan penyelesaian pekerjaan ini dan mungkin dalam beberapa hari kedepan halte das Kapuas ini bisa di gunakan masyarakat setempat, baik yang berwisata, atau yang mau berkemah di gunung senujuh ataupun juga yang bercocok tanam di lahan kaki gunung senujuh,”tutupnya.
Sampai berita ini di turun kan kontraktor pelaksana sedang menyelesaikan lantai halte dermaga apung yang di datang kan dari luar pulau Kalimantan Barat, dan semoga segera bisa dimanfaat masyarakat sesuai peruntukan nya.
Tim





