Klivetvindonesia.com Taput – Dua Pelajar yang memiliki hubungan kekeluargaan hanyut di perairan danau Toba di Lumban Pasir Desa sibandang kec.muara kab.Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara Minggu sore (18/6/23) sekitar pukul 17:50 wib, Selasa (20/3/23).
Kedua pelajar yang hanyut berinisial CEM (16) warga jalan tuar amplas kec.medan amplas dan ASS (17) warga Gajah Mati, Desa Bukit Bintang Indah kec.Lauser Kutacane.

Menurut keterangan saksi yang di TKP bahwa kedua korban sebelumnya mau mandi ke danau toba di daerah pulau sibandang. Setelah di pinggir pantai, Korban CEM melompat ke danau toba namun tidak bisa berenang, namun meminta tolong kepada ASS, selanjutnya ASS yang melihat dan mendengar CEM meminta tolong yang mana pada saat itu ASS berada di lokasi yang sama mencoba membantu dengan memberikan satu tangannya dengan tangan yang satunya memegang pinggir kapal yang lagi terpakir di pinggiran perairan danau toba.
Dan korban AS tidak kuat untuk menarik dengan satu tangan, AS lalu melompat ke danau Toba untuk berusaha menolong CEM, lalu CEM yang begitu kuatir merangkul kuat dan memeluk AS sehingga AS tidak mampu untuk bergerak, ASS dan CEM pun hanyut.

Adanya saksi lain yang melihat kejadian tersebut yang ada di lokasi, melihat keduanya tidak muncul saksi kembali minta tolong kepada warga un melakukan pencarian.
” Warga yang mendengar langsung melakukan pencarian bersama polsek dan Koramil kec.muara namun tidak berhasil, selanjutnya warga mencoba menghubungi Tim SAR dari Parapat.
Sesampainya Tim SAR langsung turun ke lokasi dan menelusuri lokasi perairan danau toba untuk mencari kedua korban yang hanyut pada pukul 21:30 wib namun tetap belum menemukan dua korban tersebut.
Dijelaskan, selanjutnya pada hari Senin pagi (19/6/23) masyarakat bersama unsur pimpinan kec.muara, BPBD Pemkab Taput serta Tim SAR kembali pencarian.
” Sekitar pukul 8:30 wib kedua korban berhasil di temukan Tim SAR dengan keadaan sudah meninggal dunia saat ditemukan kedua korban dalam berpelukan tidak jauh dari lokasi, ” diprediksi kondisi korban,bahwa korban yang hanyut di perairan danau Toba diperkirakan kedalaman 11 meter.
Reza Nasti / Freddy Manalu





