Babinsa Garda Terdepan TNI AD Dalam Wujudkan Ketahanan Pangan

Klivetvindonesia,com. Pesawaran – Guna mensukseskan program pemerintah tentang ketahanan pangan, TNI dalam hal ini TNI AD senantiasa bersinergi dengan berbagai elemen guna mensukseskan program tersebut. Melalui Babinsa selaku garda terdepan dan sekaligus prajurit teritorial yang senantiasa bersinggungan langsung dengan masyarakat TNI AD senantiasa mendukung perwujudan dari program ketahanan pangan.

 

Salah satu cara babinsa mensukseskan ketahanan pangan dan swasembada pangan di wilayahnya seperti yang dilaksanakan Serda Siswoyo Babinsa desa Sukadadi , Koramil 421-02/GDT, Kodim 0421/LS bekerjasama dengan PPL Pertanian dari UPT dinas pertanian Kecamatan Gedong Tataan senantiasa memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada para petani guna mengatasi permasalahan ataupun kesulitan yang dirasakan para petani.

 

Serda Siswoyo menyampaikan bahwa kendala petani pada musim tanam kali ini adalah hama wereng (Kutu Sangit) serta hama tikus yang merusak tanaman padi para petani, untuk itu Babinsa melaksanakan koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk mencari solusi terbaik bagi para petani,” Ungkap Serda Siswoyo.

 

Sementara disela kegiatan sosialisasi tentang pemberantasan hama tikus dan hama wereng Bambang petugas Penyuluh Lapangan dari UPT Dinas pertanian Kec. Gedong Tataan mengungkapkan merasa sangat terbantu dengan krberadaan babinsa baik dari segi informasi maupun pelaksanaan tugas sebab babinsa dapat mengarahkan masyarakat sehingga kami dapat mensosialisasikan langkah -langkah penanganan secara maksimal kami juga berharap para petani yang tergabung Gapoktan di dusun 3 desa Sukadadi tidak sungkan berkordinasi dengan kami atau pun Babinsa sebab dengan demikian permasalahan dapat kita carikan jalan keluar atau kami carikan racun Hama tersebut . Tentunya obat atau racun hama yang ramah dan tidak mencemari terhadap lingkungan sekitar, ” Pungkas Bambang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *