Klivetvindonesia,com. Pesawaran – Dalam rangka mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan pemberian materi Wasbang khususnya di wilayah binaan, Babinsa Sukaraja Sertu Haryono anggota Koramil 421-02/Gedong Tataan melaksanakan kegiatan rutin di sekolah SMAN 1 Gedong Tatan yang berada di wilayah binaan.
Babinsa desa Sukaraja Sertu Haryono kembali memberikan pemahaman tentang Wasbang kepada siswa-siswi dan memberi penekanan untuk tidak melakukan dan ikut-ikutan aksi tawuran yang banyak terjadi dan sekarang sudah merambah ke daerah – daerah.
Hal ini disampaikan Babinsa mengingat maraknya kejadian tawuran antar pelajar dan kejahatan pelajar lainnya di wilayah ibu kota provinsi bandar Lampung. “Tawuran bukanlah ciri khas siswa – siswi yang terpelajar. Tugas utama pelajar adalah rajin belajar untuk meraih cita – cita, untuk masa depan yang dapat membanggakan orang tuanya, Guru pembina sekolah dan masyarakat”, tutur Sertu Haryono Selasa (3/1/2023).
Selanjutnya Babinsa Sertu Haryono menyampaikan agar saat bubaran sekolah segeralah pulang ke rumah, tidak perlu berkumpul – kumpul di pinggir jalan, lebih baik membantu orang tua di rumah.
“Saya juga menghimbau kepada para pelajar, disaat bubaran sekolah untuk menjaga ketertiban dan tidak perlu ikut- ikutan tawuran yang dapat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.” imbuhnya.
Ditempat terpisah, Danramil 421-02/Gdt Kapten Inf Sukandi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kepada pelajar, agar tertanam wawasan kebangsaan sehingga dapat mencegah tindakan – tindakan negatif seperti melakukan tawuran antar pelajar.
“Program Wawasan Kebangsaan rutin dilaksanakan di sekolah – sekolah oleh para babinsa Koramil 02/Gdt Kodim 0421/Lamsel guna memberikan materi dan mengedukasi pelajar bahwa tindakan tawuran bukanlah tindakan yang dapat dibanggakan, tetapi sebaliknya lebih banyak ruginya, bagi diri sendiri, orang tua dan masyarakat,” jelas Danramil.
Untuk itu, Danramil berharap para pelajar dapat memaknai dan memetik pelajaran positif untuk meraih masa depan dan cita – citanya karena mereka adalah calon – calon generasi penerus bangsa.
Kapten Inf Sukandi juga mengatakan bahwa Babinsa harus senantiasa menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya dan juga harus mempu bersinergi baik kepada pemerintah desa, kepolisian dalam hal ini Bhabinkamtibmas, maupun kepada instansi dan lembaga pendidikan yang ada di desa binaannya, Babinsa juga harus bisa menggalang generasi muda/Pelajar melalui pelatihan kedisiplinan misal pelatihan Paskibra, organisasi Pramuka melalui saka wira kartika (SWK) maupun mempelopori dan melaksanakan upacara bendera di sekolah serta organisasi Osis yang ada di sekolah, guna mengendalikan dan mencegah aksi-aksi tawuran pelajar ataupun terlibat kejahatan lainnya misal ikut-ikutan menjadi anggota Gengster yang dapat meresahkan dan mengganggu keamanan dan ketertiban serta dapat berpengaruh pada stabilitas di daerah, mengingat Kabupaten Pesawaran merupakan kabupaten penyangga dan sangat dekat dengan ibu kota provinsi.”Tutup Danramil.
Didy.





