Klivetvindonesia,com. Pesawaran– Stunting merupakan salah satu masalah anak tertinggi yang terjadi di Indonesia. Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis yang ditandai tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Kondisi stunting menyebabkan kinerja pekerjaan fisik dan fungsi intelektual terganggu sehingga erat kaitannya dengan kejadian sakit dan gangguan tumbuh kembang.
Serda Siswoyo Babinsa Desa Sukadadi Koramil 421-02/Gdt menyampaikan dalam sambutanya, Orang tua berperan besar dalam pertumbuhan balita, namun mereka terkadang kurang dalam memberikan asupan gizi dan memantau tumbuh kembang balita, untuk itu peran aktif kader kesehatan dalam masalah tumbuh kembang diharapkan dapat mengurangi masalah stunting pada balita. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan skrining dan pencegahan terhadap stunting.”Ucapnya Selasa (20/12/2022)
Rangkaian kegiatan ini juga dihadiri Bapak. Rudi Maryoto Kades Sukadadi, Ibu Yulis dari UPT Puskesmas Gedong Tataan, Kader PKK dan Masyarakat yang memiliki Balita.
Sementara Sdr M. Zaki Pratama mahaasiswa yang maksanakan Sosialisasi menyampaikan, untuk meningkatkan peran fungsi kader Posyandu tentang pelatihan metode skrining dan pencegahan stunting pada balita di Desa Sukadadi melalui pelatihan dan pendampingan pemantauan tumbuh kembang oleh kader Posyandu.
Kegiatan ini diharapkan dapat mencapai hasil yakni meningkatnya keterampilan kader Posyandu tentang stunting, skrining, pencegahan, dan penanganannya. Meningkatnya pengetahuan orang tua tentang pemenuhan gizi Balita.jelasnya.
Didy





