SULSEL_KLTV INDONESIA
KORDINATOR LIPUTAN :
– IQBAL dg Nakku :.
–klivetvindonesia.com-Makassar–
Bagaimana kebiasaan akan kita ubah kalau kebiasaan itu sendiri sering tak kita sadari?”…. Mengutip sebuah kata bijak dari seorang budayawan sosok Sudjiwo Tejo dari laman instagramnya@president_jancukers.
Kebiasaan merupakan sebuah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulang-ulang dalam hal yang sama, hal ini juga berlaku pada pengguna jalan raya, apakah mempunyai “kebiasaan suka melanggar ataukah kebiasaan patuh dalam berlalu lintas” .
Hal ini juga berlaku kepada
sesama pengguna jalan, sudah sepatutnya pengendara kendaraan bermotor, baik itu mobil maupun sepeda motor atau yang sejenisnya juga harus paham dengan aturan lalu lintas. Peraturan itu dibuat untuk ditaati, bukan diterobos atau dilanggar.
Hal ini baru saja menimpa seorang ASN salah satu Kementerian juga seorang citizen jurnalis di Kota Makassar, mengalami peristiwa tabrak lari. Sangatlah disayangkan adanya kecelakaan lalu lintas, yang menimpa pengendara sepeda motor di Dr.Laimena.
Peristiwa ini bermula dari korban ISH yang mengendari motor berada di jalur yang benar pada Jumat (11/11/2022) tepatnya dari arah Jalan Dr.Laimena kemudian masuk ke arah ring road menuju jalan Perintis ke arah barat.
Namun mendadak secara tiba tiba dengan menyelonong sebuah kendaraan roda empat, berupa sedan Honda Brio bernomor polisi “DD 1452 RR berwarna modern steel metalic type RS” datang dari arah yang berlawanan, tepatnya dari arah sisi kiri jalanan jalur Perintis Kemerdekaan pada posisi lawan arus dari jalur yang semestinya (harusnya: turun ke arah barat menuju Mtos /PLTU) namun brio tersebut hendak memotong arus kembali keatas (menuju Ringroad Perintis Laimena Baru depan sambal lalap dan warung soto cak min).

Akibat ulah koboi brio berplat nomor DD 1452 RR menyebabkan pengendara kuda besi kaget bukan kepalang, sontak saja ISH pengendara motor bernomor polisi DD 6208 MI ini mengerem mendadak guna menghindari “ciuman” kuda besi ini namun usaha pengendara motor ini tak sia-sia, meskipun pengendara mobil brio sempat menyeruduk sisi kiri motor vario lewat bumpernya, yang penting nyawa masih dilindungi Allah SWT.
Menurut korban ISH, sang Pengendara Honda Brio tersebut dikendarai oleh seorang pria bersama wanita hal ini terekam jelas dari kaca depan yang riben hitam namun dapat dilihat dengan jelas dari matanya.
Menurutnya, dirinya begitu kaget melihat mobil yang secara tiba-tiba menerobos melawan arah.
“Untung saja dirinya tidak mental terlempar walaupun bemper brio telah “mencium” body varionya yang butut,” beber korban ISH yang “diseruduk”.
Sesaat setelah kejadian yang cukup membuat jantung berdebar, pengendara motor vario bergegas turun hendak menanyakan alasan pengendara mobil ini secara baik-baik. Namun sang pengendara Brio yang menerobos arus ini tidak mempunyai etiket yang baik, malah memilih bergegas memundurkan mobil kemudian memajukan kembali mobilnya dan melaju kencang tanpa memberikan penjelasan.
Bukannya membuka kaca mobil ataupun memarkirkan kendaraannya secara baik baik, pengendara berlagak “sultan kaum hedon” ini malah kabur tancap gas.
Bak sebuah Lagu “Pergi Tanpa Pesan” yang dinyanyikan maestro dangdut Ellya Kadam, Kau Pergi Tanpa Pesan.
Hal ini tentunya sangat disayangkan dari “attitude” pengendara mobil brio berplat DD 1452 RR ini yang tak mempunyai itikad baik menjelaskan mengapa hingga melakukan tindakan melawan arus, dimana akibat perbuatan nekatnya itu fatal akibatnya dan dapat membahayakan pengguna jalan umum lainnya.
“Tanpa membuka kaca mobil secara penuh ataukah turun hingga meminta maaf atau menjelaskan kronologi alasan mengapa mengambil jalur lawan arus. Pengendara mobil tadi malah berlalu pergi, melesat kencang tanpa penjelasan,” jelas ISH.
Lanjutnya lagi, untung saja saya sempat mengabadikan gambar dan menvideokannya saat kendaraan brio itu tancap gas bergegas pergi.
Hingga akhirnya, pengemudi motor honda vario ini pun memutuskan melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPKT Polda Sulsel dan oleh petugas kemudian diarahkan ke Unit Pos LakaLantas di Citra Sudiang.
Laporan kejadian telah diterima secara profesional dan dilayani dengan baik dan cepat oleh para Petugas Kepolisian di Pos Lakalantas tersebut pada hari itu juga (Jumat,11 November 2022)
“Akhirnya sebuah dokumen Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) sebagai bukti lapor telah kami pegang, beserta bukti foto telah diterima petugas penyidik di Pos Lakakantas tersebut,” ujar ISH ini.
Dirinya berpesan sekiranya ada “itikad baik” dari pengendara mobil Brio DD 1452 RR untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan pelanggaran lalulintasnya ke Polisi atau dengan Mendatangi sendiri secara sadar dan maklum ke SPKT Laka Lantas di Jalan Kartini atau Jalan Perintis Kemerdekaan di Citra Sudiang.
Sehingga kedepannya, langkah ini dapat mencegah korban jiwa dari ulah pengendara yang ugal-ugalan melawan arus yang membahayakan nyawa orang lain. Mari bersama-sama sadar serta peduli dan bijak berlalu-lintas di jalan raya.
“Ingat keluarga menanti di rumah, keselamatan nyawa sendiri itu penting namun hormatilah nyawa sesama para pengguna jalan lain”.





