SULSEL_KLTV INDONESIA
KORDINATOR LIPUTAN : IQBAL dg Nakku :.
–klivetvindonesia.com— DPK LIPAN Maros, Permandian Alam Bantimurung bukan lagi Kerajaan kupu -kupu
Muh. Tahir ketua DPK LIPAN Maros yang lahir dan besar di kecamatan Bantimurung sebelum terbentuknya kec.Simbang menyayangkan kondisi sekarang ini di permandian Alam Bantimurung..

Tutur Muh.Tahir, nenek-nenek kami terlibat pelaku sejara dalam pekerjaan permandian alam Bantimurung, yg mana masa itu permandian Bantimurung terkenal dengan banyak nya Kupu-kupu berterbangan di pepohonan dan hinggap di tepi sungai di sekitar air terjun
Bantimurung untuk mencari bakan karena kealamian dan kesejukan Bantimurung Masi sangat terasa.
Tapi seiring bergesernya waktu dengan banyaknya anggaran yg di kucurkan melalui Dinas parawisata untuk pengembangan pembangun permandian Alam Bantimurung justru membuat kealamian permandian Alam Bantimurung mulai menghilan, klu dulu mulai dari patung kera kesejukan Bantimurung sudah mulai terasa tapi sekarang ini kalau musim panas pengunjung hanya bisa merasakan kesejukan itu jika berada di sekitaran air terjun..
Saya tdk menyalahkan pembangun yg ada di lokasi permandian Alam Bantimurung, tp seharusnya pihak pengelolah permandian Alam Bantimurung harus jeli melihat sisi positif dan negatif sesuatu yg akan di bangun di areal permandian Alam Bantimurung, misalnya pinggir-pinggir sungai itu tdk perlu di cor krn di situ tempat kupu-kupu hinggap untuk dapatkan makan, lokasi yg banyak pepohonan nya tdk perlu di cor, krn cor itu membuat akar pohon terhalang mendapatkan pasokan makanan dan udara, bahkan skrg ada lagi pembangunan panggung baru, padahal sudah ada panggung lama, panggu yg sudah ada tdk terlalu di fungsikan oleh pengunjung sebagai mana tujuan pungsi nya lalu kenapa membangun panggung baru lagi…
Muh. Tahir sebagai putra daerah Bantimurung berharap pemerintah dalam hal ini Dinas pariwisata untuk menjaga kelestarian Kupu-kupu dan pepohonan yg ada di sekitaran permandian Alam Bantimurung…





