Babinsa menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di desa Binaan

Klivetvindonesia,com. Pesawaran –Melalui maulid nabi mari Menteladani akhlak dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW”, demikian tema pada Peringatan hari besar islam maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2022 yang dilaksanakan dengan meriah dan penuh sukacita di masjid Nurul Barokah Dusun Way Rate Desa Negeri Ulangan Jaya Kecamatan Negeri Katon Jum’at Malam (21/10/2022).

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW itu sendiri dihadiri oleh ratusan warga dari 3 dusun yaitu dusun 4 dan dusun 5 way Rate, serta dari dusun tetangga, dusun Sinar Baru Desa Negara Saka, hadir pula dalam kesempatan Itu kepala desa Negeri Ulangan Jaya (Bapak Ahmad Rifai Resuan), Babinsa ramil 421-02/Gdt desa Negeri Ulangan Jaya Serma Iwan Hardi, ketua BPD Bapak M Nasikin, Sekdes Bapak Wahono Kadus, dan perangkat desa serta sejumlah tamu undangan lain, pada kegiatan maulid nabi tersebut panitia mengundang Penceramah dari bandar lampung Drs, H Komarudin Bisri.

Pada sambutannya Kepala desa Negeri Ulangan Jaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap panitia PHBI atas terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga acara dapat berjalan dengan sukses dan meriah, selain itu bapak Rifai menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap panitia pembangunan masjid sehingga masjid Nurul Barokah dapat selesai dan memasuki tahap finishing sekitar 95%, berkat kerja keras dan kerja nyata dari segenap panitia dapat terwujud bangunan masjid yang indah dan megah,”Ucapnya

kades menambahkan pekerjaan rumah kita bukan hanya panitia saja bagaimana cara kita kedepan untuk memakmurkan masjid, menghidupkan kegiatan keagamaan serta melaksanakan pembinaan generasi muda yang islami, kepala desa menyampaikan selamat datang kepada Al Ustad, almukarom bapak Drs, H Komarudin Bisri, beliau mengharapkan kehadiran Ustad dapat memberi pencerahan bahkan dapat menambah ilmu baru bagi seluruh Masyarakat way Rate khususnya dan seluruh jamaah yang hadir”,tutup dari Kepala Desa.

Sementara itu dalam tausiyahnya Al ustad Drs H Kamarudin Bisri menyinggung, dalam menteladani sifat rasulullah SAW, hendaknya kita istiqomah sebab dalam kehidupan sehari-hari ada saja hal yang dapat menurunkan kadar keimanan, baik itu sholat, sodaqoh bahkan terkecil lagi hubungan dalam rumah tangga yaitu harmonisasi antara istri kepada suami, hendaknya istri berprilaku baik dan santun kepada suami maupun sebaliknya sebagaimana dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,”Ucapnya

selanjutnya Al ustad menyampaikan sebagaimana yang disampaikan kepala desa bahwa tugas masyarakat dusun way rate yang paling berat adalah bagaimana dapat memakmurkan masjid yang sudah dibangun, adakan kordinasi yang baik antara jamaah dan pengurus masjid sehingga tidak terjadi perpecahan akibat dari ego perorangan yang mempertahankan pendapatnya yang dianggap baik, tanpa memikirkan jamaah yang lain dan akhirnya masjid menjadi sepi karna ada perbedaan pendapat yang di permasalahkan. Al Ustad berharap generasi muda dusun way rate kedepan dapat tumbuh nenjadi generasi yang islami, sebagaimana janji kita dahulu kepada Allah SWT, pada saat kita berada dialam ruh sebelum terlahir ke dunia, “Tutup Al Ustad Kiyai H Komarudin Bisri.

Kepada Media Babinsa Desa Negeri Ulangan Jaya Merasa bangga dan menyampaikan apresiasi kepada panitia PHBI maulid Nabi Muhammad SAW, karena sangat mempersiapkan dengan baik acara tersebut, mulai dari rangkaian acara pembukaan, yang menampilkan groub Rabanna dari ibu – ibu setempat, hingga tampilan dari santriawan dan santriwati dari TPA dusun Wayrate, pada acara tersebut juga diselipkan kegiatan santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo (Manula) yang di motori oleh ibu kepala desa, tentunya apa yang di tampilkan dan apa yang sudah diberikan akan menjadi kebanggaan kita semua dan ladang pahala bagi mereka yang mengerjakannya,”Ungkapnya

Dengan demikian babinsa berharap kedepan supaya generasi penerus dari dusun Way Rate ini adalah generasi yang selalu dekat dengan masjid, serta selalu mengangkat nilai-nilai agama dalam kehidupan dan pergaulan mereka, karena dihari – hari yang akan datang tantangan global akan semakin berat , aktualisasi informasi akan sangat mudah mereka akses secara digital dimana kita ketahui tak akan semua informasi baik dan membangun generasi muda kita. Oleh karena itu pondasi awal yang harus ditanamkan dan di ajarkan sejak dini ialah nilai – nilai keimanan dan akhlak yang berlandaskan islam sebagai agama yang mereka percayai, “tutup Babinsa.

Didy/Rls

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *