Klivetvindonesia,com. Pesawaran – Komandan Rayon Militer (Danramil) 421-02/Gedong Tataan memberikan materi bela negara kepada mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung di desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Rabu ( 28/9/2022 )
Danramil sebagai pemateri bela negara dan bahaya radikalisme pada acara kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2022/2023 dengan tema ” Membangun Generasi Muda Berkarakter, Intelektual, Relegius dan Berdaya Saing di Era Digital”.
Kapten Inf Sukandi pada kesempatan tersebut menyampaikan bela negara penting sebagai daya tangkal bangsa terhadap berbagai ancaman pertahanan negara, diantaranya untuk menangkal ancaman terhadap ideologi Pancasila.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan materi tentang Bela Negara, serta bagaimana kita menolak radikalisme ini sangat penting,” jelasnya.
Ia juga mengatakan “bahwa mengatasi dan menangkal ancaman Terorisme dan paham radikalisme tidak bisa dengan menggunakan kekuatan Alutsista atau senjata saja, oleh karena itu penting sekali memberi pemahaman kepada mahasiswa bagaimana pentingnya bela negara dan penanaman nilai-nilai kebangsaan harus ditanamkan sejak usia dini terlebih lagi pada level mahasiswa.
Bela negara juga penting untuk menangkal ancaman terhadap Pancasila sebagai idiologi negara kita karena Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa bangsa kita yang majemuk, dengan keberagaman suku, bahasa serta keyakinan.
Oleh karena itu ketika ideologi Pancasila oleh sekelompok orang akan ganti atau di hancurkan maka secara otomatis akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dan dapat mengubah sendi -sendi serta tatanan kehidupan kita berbangsa dan bernegara, karena kekuatan bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kesatuan, tetapi kekuatan persatuan yang tidak dipaksakan yakni melalui kesadaran bela negara”.
Kepada Mahasiswa Danramil juga mengatakan biasanya ketika berbicara tentang bela negara, orang bisa membayangkan sebagai aksi mengangkat senjata, akan tetapi bela negara itu bukan hanya sekedar angkat senjata namun bagaimana kita dspst mengidentifikasi permasalahan bangsa yang ada dan kita memotivasi terus agar dilakukan upaya pendidikan yang lebih baik agar dapat menyelesaikan kuliah juga dengan baik,” jelasnya.
Ia pun berharap agar para mahasiswa baru Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung yang hadir hari ini menjadi kader bela negara dalam bidang ilmu pengetahuan dalam mengisi pembangunan bangsa ini.
“Dengan kemampuan kalian, nantinya ada sebagai ahli teknik dan ahli di bidang bisnis kemudian semua membangun dan berjuang demi Indonesia dan itu adalah wujud nyata bagaimana kita membela negara Indonesia,” ujarnya.
Didy





