Miris..!! Dunia Pendidikan Deli Serdang Tercoreng Lagi ” Guru SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan Semena-mena Terhadap Siswanya

Klivetvindonesia.com Deli Serdang, Percut Sei Tua – Berawal dari tauran antar sekolah siswa SMP negeri 6 delapan siswa di pulangkan ke orang tua murid dengan mengarahkan ke orang tua murid memasukkan siswa ke sekolah lain dengan alasan pihak sekolah tidak menerima mereka lagi di SMP negeri 6 desa sampali kec.percut sei tua deli serdang, Rabu 10/8/22.

 

” Sulaiman sebagai orang tua murid menerangkan jika anak saya di pecat karena tauran seharusnya di beri kan surat pemecatan dari pihak sekolah bukan di pulangkan dan menyuruh kami untuk pindahkan anak kami ke sekolah lain tegas nya.

 

Sementara dari delapan siswa tersebut tidak seorang pun yang mengikuti aksi tauran antar sekolah SMP negeri 6 dan sekolah PAB percut sei tuan namun ada apa dengan SMP negeri 6 dengan semudah itu menyuruh orang tua murid untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain.

 

Adapun awak media yang konfirmasi ke SMP negeri 6 di desa sampali tersebut pihak sekolah berusaha untuk menghindar dari media dan sempat berseteru dengan media saat di pertanyakan mengenai keberadaan kepsek dan wakil kepsek SMP negeri 6 yang mana Sulaiman Selaku orang tua murid baru saja keluar dari ruang Tata Usaha (TU) bertemu dengan wakil kepsek SMP negeri 6 tersebut namun pihak guru honor mengelabui awak media ketika di pertanyakan keberadaan wakil kepsek tersebut.

 

Zulpan selaku kadus desa sampali kejadian tauran tersebut di ketahui oleh kadus sempat melerai dan menangkap salah satu siswa pelaku tauran yang mana siswa tersebut di bawa ke ruangan aula kades desa sampali untuk di nasehati dan menegur orang tua nya agar tetap selalu memantau aktivitas anak di luar sekolah ungkapnya.

 

Masih kadus Zulpan berkata tugas dan fungsi guru di sekolah untuk membimbing, mengajar dan menasehati sekaligus menjadi orang tua murid di sekolah, guru tidak ada hak untuk mengintimidasi apalagi Sampai memecat siswa dengan alasan menyuruh orang tua murid untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain namun pihak sekolah SMP negeri 6 tidak lagi menerima siswa tersebut ada apa di SMP negeri 6 ungkap zulpan.

 

Masih kata zulpan guru bukan hakim tugasnya guru mengayomi dan mencerdaskan anak bangsa bukan sebaliknya dengan sikap guru seperti itu maka kecerdasan anak bangsa semakin berkurang sehingga bangsa Indonesia akan terus berkurang dengan bibit-bibit anak bangsa yang cerdas tutup nya.

 

 

Penulis   :   Reza Nasti

Editor     :   Didy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *