SULSEL_KLTV INDONESIA
-IQBAL KORLIP.
–klivetvindonesia.com–
Kapolsek Tompobulu Polres Gowa, Camat, Danramil (Tripika) dan Dinas Peternakan Kecamatan Tompobulu kunjungi peternak sapi di Dusun Pajagalung, Desa Tanete, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa, Jumat (29/7).
Kunjungan tersebut dalam rangka mendeteksi secara dini terkait adanya penyakit hewan yaitu PMK di wilayah Kecamatan Tompobulu tersebut.
Kapolsek Tompobulu Iptu Abdul Hakim yang turut mendampingi dinas terkait mengatakan, bahwa pada kunjungan tersebut menemukan 3 (tiga) ekor sapi milik warga yang terindikasi terjangkit penyakit mulut.
“Setelah memeriksa sapi milik warga, kami menemukan tanda tanda pada ketiga sapi tersebut memilik tanda tanda sudah luka pada bibir dan mulut hingga mengeluarkan cairan berbusa dari mulut dan hidung sapi tersebut,” terang Kapolsek Tompobulu Iptu Abdul Hakim saat dikonfirmasi.
Usai melihat ketiga sapi tersebut yang terjangkit PMK, Kapolsek Tompobulu Iptu Abdul Hakim menghimbau kepada warga dan pemilik sapi tersebut agar sapi yang terindikasi terjangkit gejala PMK sebaiknya di isolasi dan sementara waktu tidak boleh menjual maupun membeli sapi dari luar wilayah Kab Gowa sesuai surat Edaran Bupati Gowa nomor: 524.3/1352/DISNAKBUN tentang Penutupan pemasukan dan pengeluaran hewan rentang penyakit mulut dan kuku (PMK).
Lanjut Kapolsek Tompobulu mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan arahan Kapolres Gowa dalam melaksanakan pencegahan dan antisipasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku yang saat ini cepat penyebarannya.
“Kami Polri terus bersinergi dengan TNI, Pemerintah dan dinas terkait dalam melaksanakan pengecekan dan menyampaikan himbauan kepada pemilik hewan ternak agar tetap menjaga kesehatan hewan ternaknya dan juga kebersihan kandang.” Kata Kapolsek.
Humas Polres Gowa





