Klivetvindonesia.com Madina – Terkait temuan yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal tahun anggaran 2021 dalam hal ini dinas pendidikan bekerja sama dengan DPKAD madina terkait temuan atau indikasi yang ada di dinas pendidikan tahun anggaran 2021 dalam kasus penyuapan banyak oknum yang di rugikan, Jum’at 22/7/22.
Ketika BPK turun kelapangan ada temuan atau indikasi yang ada di dinas pendidikan pada tahun anggaran 2021. menurut keterangan dari salah satu oknum kabid di dinas pendidikan,kadis pendidikan lismuliyadi mengarah kan supaya di cari dana berupa uang agar kasus ini kita tutupi coba buat kebijakan kata lismuliyadi selaku kadis pendidikan kepada salah seorang kabid nya dalam mengumpul kan rekan rekannya, mengenai masalah uang yang di janjikan dalam proyek yang ada di Dinas pendidikan kabupaten mandiling natal dan mengumpul uang mencapai sekitar 150.000.000 juta,terungkap nya masalah proyek di dinas pendidikan ini gak ada rekan rekan yang meminta uang untuk di kembalikan rupa nya kata kabid pendidikan yang berenisal (i) untuk agar menyerahkan uang sekitar Rp.150.000.000 ke tangan (R) selaku Sekertaris di DPKAD madina.
” Didalam permainan suap ini yang juga dikatakan untuk mempercepat WTP ( wajar tanpa kecuali ) ini sudah jelas indikasi atau temuan telah melakukan pelanggaran ketiga wartawan mengkomfirmasi 21/7/2022 berenisial (R) perantaran kepada BPK propinsi.
DPKAD ikut serta dalam permainan suap karena yang memberikan uang tersebut ada sekretaris DPKAD madina.
Penulis : Reza Nasti / Tim Madina
Editor : Alexa.S Gw





