klivetvindonesia.com – Benkayang.
Gonjang Ganjing bayang Bayang Politik Halalkan Segala cara, Dikala Perlu Puara Rakyat ,Sembah Sujut Pun Terjadi Untuk Melunakan Hati Rakyat Meminta Dipilih, Setelah Terpilih lupa Daratan,Bukan Hanya Itu ,Berbagai Strategi pun Dilakukan Walau Penuh Resiko.
Pada tahun 2024 masa Bakti Presiden, Gubernur,Bupati,Walikota Dan DPR Berakhir, Dan Berakhir Juga Sip tenaga Honorer, Kemudian Pudarlah Harga Jual Kelapa Sawit,Benarkah Demikian?
Dan Politik apa lagi yang Akan Digunakan Agar Dapat Mengais Suara? Di Sela Sela Obrolan alot di Warung Kopi Beberapa Jurnalis Kumpul Ngopi Bareng, Dan tidak Ketinggalan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kualisi Wartawan Rangking Indonesia Kalimantan Barat ( Ketua DPD KWRI KALBAR) Iyel Zainal) Saat Ditanya Mengapa Tenaga Honor Harus Dihapuskan di 2023 Dan Bagaima Melihat Harga Kelapa Sawit Anjlok Disaat PILPRES,PILKADA dan PEMILU? Kata Iyel Zainal, Maaf Bukan saya Menjastis Pemerintah, Menurut pendapat saya Mudah – mudahan Saya Salah, Ini politik disaat Tenaga Tonor dan Kontrak Tidak lagi dijadikan lagi sarana Pendukung Puara ya di Hapuskan, Kedua tadinya Harga sawit ,3700 per kg Menjadi 800 Rupiah per kg, menurut saya Mengapa Temingnya di Bmbang Detik detik Dasa bhakti Presiden Akan ber-akhir?
Dan masih di tempat Bersamaan sambil Meneguk kopi hangat, Iyel Zainal kembali Menjelaskan tentang dua Faktor diatas katanya Sepertinya ini kurang per, Sebab penghapusan tenaga honor atau Kontrak harus di kaji, Secara kemanusiaan, Dampaknya memicu Kejahatan Akibat itu Terjadi pengangguran, ukan hanya itu bagaimana pengapdian Mereka sudah bertahun tahun? Berbicara anjlok harga sawit, ini jelas Menyulitkan petani dan Membunuh bangsa sendiri, Dengan dua Faktor masalah yang terjadi, saya mau Bertanya ,Apakah salah satu kontek Pemerintah Untuk Mensejahterakan Rakyat? Secara jelas ini Menyengsarakan rakyat dan bukan Mensejahterakan, mana Janji politik untuk membuka lapangan kerja? Mana janji politik Untuk mengurangi Pengangguran, boleh Tidak saya bilang janji Politik itu pembohong! ungkapnya.
(ANNDRIANUS / Iyel.)





