Nurhayati Merasa Bisa Bernapas Dengan Legah Kasus Janji Palsu Oknum Polisi Mendapat Titik Terangnya

Klivetvindonesia.com Pontianak, Kalbar –  Saya Nuryati Kakak Korban atas kasus yang dialami adik saya (EL) sangat berterima kasih kepada pihak Kapolda,Wakapolda Kalbar bersama Kabid Propam dan tim penasehat hukum (PH) dan teman Media yang selalu mendampingi kasus adik saya selama ini, Selasa ( 21/6/22 ).

 

 

Saya sekaligus mewakili adik saya sebagai korban atas perbuatan yang di lakukan oleh oknum Anggota Polres Sanggau bernama Brigadir Gito, mengucapkan terima kasih atas atensinya dalam memberikan tindakan tegas,Kapolda Kalbar yang baru bapak Irjen.Pol.Drs.Suryanbodo Asmoro,M.M. beserta Kabid Propam Polda Kalbar bapak Kombespol. Andre Ghama Putra dan Tim yang telah membantu saya dalam mencari keadilan untuk adik saya, sehingga pelaku yang telah menodai adik saya bisa di tindak tegas PTDH.

 

Saya sangat bangga dengan Kapolda Kalbar, yang sangat luar biasa menindak TEGAS kasus ini. saya diberi kesempatan menyampaikan yang sebenar-benarnya atas penderitaan yang di derita adik saya yang selama 6 tahun lamanya atas perlakuan brigadir Gito tersebut. juga Tak lupa saya ucapakan terima kasih kepada PPA,komnas HAM,ombusman dan semua teman-teman yang ikut memberi dukungan, mensuport saya untuk mencari keadilan dengan putusan yang Sudah Sepantasnya yakni PTDH (Pemberhentian dengan tidak hormat) yang di berikan kepada Brigadir Gito.

 

” Saya sampaikan kembali bahwa sudah 6 tahun lamanya Gito mempermainkan keluarga saya dengan janji palsu untuk menikahi (EL) hingga adik saya(EL) melahirkan 4 orang anak dan Gito menelantarkan adik kandung saya (El) juga anak-anaknya.

 

Dapat saya sampaikan anak sulung yang pertama meninggal dunia dan di kuburkan secara tidak layak tanpa sepengetahuan kami selaku keluarga dari korban (El) dan pada waktu itu (EL) berhubunga dengan Gito masih di bawah umur baru selesai ujian SMA. Hingga sampai terjadi Gito melarikan (El) dan membuat saya beserta keluarga panik hilangnya adik saya saat itu seminggu masa pencarian akhirnya (EL) ditemukan bersama Gito katanya.

 

Bertahun-tahun menuggu janji Gito hidup dalam keprihatinan sengsara sampai akhirnya penemuan bukti adanya wanita lain beserta rekaman video tanpa busana Gito dengan wanita lain yang membuka pikiran dan menyadarkan (El) kalau dirinya hanya di bodoh-bodohi oleh Gito, kami pun melaporkan ke Polda Kalbar namun di limpahkan di Polres Sanggau karena Gito sudah pindah tugas di Polres Sanggau, hasilnya di dalam persidangan kode etik hanya permintaan maaf perbuatan tercela.

 

Namun hasil putusan tersebut saya adukan di Polda kalbar, mabespori,ombusman dan komnas ham masih tidak membuahkan hasil dengan alasan yang sudah di putuskan tidak bisa lagi di proses kecuali ada kasus baru yang dilakukan oleh gito, Saat itu kami sekelurga sanggat Kecewa, di tambah lagi postingan Gito di facebok bahasa yg menghina anaknya sendiri menyebut anak kandugnya sendiri dengan sebutan anak haram, saat itu juga saya tetap pada tekat saya mencari keadilan sampai akirnya (El) adik saya memberi kepercayaan penuh terhadap saya untuk melaporkan Gito atas penghinaannya terhadap anak sendiri ucap nya.

 

” Saya melaporkan dan melanjutkan kasus tersebut di Polda Kalbar alhamdulillah laporan saya di terima selama Kurang lebih 6 bulan proses penyelidikan berlangsung akhirnya perjuangan saya membuahkan hasil, sekali lagi terima kasih untuk semuanya terbukti nyata masih ada keadilan untuk saya orang biasa bernotaben anak petani berkat tidak pernah putus asa akhirnya keadilan itu benar-benar Ada, jika kita benar-benar memperjuangkannya.

 

Penulis   :   Tim Tiger  /  Alvean 

Editor     :    Reza Nasti 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *