Klivetvindonesia.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima pengurus Koperasi Bersama Usaha mandiri Mandiri Nusantara dalam rangka silaturahmi dan menjelaskan rencana program kerja Koperasi Bersama Usaha Mandiri Nusantara Ruang Tamu Griya Gubernur Sumsel, Senin malam (11/4/2021).
HD mengapresiasi terbentuknya koperasi ini. Menurutnya ekonomi kegotongroyongan memang menjadi ciri khas Indonesia.
“Saya sambut, adanya koperasi ini karena saat ini semangat berkoperasi jauh menurun, sejak ada berbagai pola bisnis yang telah diterapkan,” ujarnya.
HD katakan bahwa hancurnya koperasi disebabkan oleh prasangka antar anggotanya. Oleh sebab itu, para anggota koperasi ini diharapkan sejak awal dapat melakukan pengelolaan koperasi dengan transparansi.
Selain itu, HD juga meminta agar para pengurus memahami sistem yang ada dalam UU koperasi atau aturan yang mengatur koperasi sebagai acuan pengelolaan koperasi.
“Pengurus koperasi harus siap dengan teknologi dan menjadi modern. Namun yang sifatnya kearifan lokal jangan hilang, jadikan koperasi sarana berkumpul.
HD berpesan agar koperasi juga berprioritas pada satu bidang utama. Kemudian menghasilkan produk-produk. Pemprov Sumsel akan mendukung hal ini, secara teknis anggota dapat berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Buatlah produknya, saya bantu dan dukung koordinasikan melalui dinas terkait. Permasalahan startup, yaitu modal bisa didapatkan dari perbankan, keterampilan bisa kerjasama dengan disnaker, dan marketing, dimana kita harus punya display,” katanya.
Dalam pelaksanaan koperasi nantinya, HD mengarahkan agar para pengurus membuat rencana bisnis koperasi untuk setahun kedepan dengan target-target tertentu untuk digunakan sebagai bahan evaluasi tersendiri
Sementara itu, Ketua Koperasi Bersama Usaha Mandiri Nusantara Suheri, katakan membentuk Koperasi Bersama Usaha Mandiri Nusantara.
Bertujuan untuk ikut peran serta dalam membangun berbasiskan ekonomi kerakyatan. Pengurus koperasi ini terdiri pedagang kaki lima Memiliki 40 anggota, yang semua ini anggota adalah begerak dalam usaha, perdagangan kecil khususnya kuliner, petani, peternakan dan usaha jasa dan tidak menutup kemungkinan dalam pengembangan akan menambah sektor usaha lainnya.
Koperasi Bersama Usaha Mandiri Nusantara terdiri dari koperasi konsumen, simpan pinjam UMKM, pemasaran, dan packaging. Dalam kesempatan itu, selaku sekertaris Amirul Bihar sangat berharap agar keanggotaan koperasi ini dapat disuport oleh pihak swasta maupun investor.
ELI SUSANTI





