klivetvindonesia.com, TALIABU – Pertandingan bola yang mempertemukan antara kesebelasan Wirabuana Fc dan Rajawali Fc, beberapa waktu lalu berakhir kisruh.
Tim Wirabuana Fc bahkan memilih hengkang dari pertandingan lantaran keputusan panitia dan wasit dinilai kontroversi di lapangan.
Kejadian ini pun sempat viral di media sosial (Medsos), dengan menuding ketentuan panitia tidak relevan dengan kesepakatan technical meeting.
Ketua Panitia Turnamen TGM Cup, Tawallani Jafaruddin mengungkapkan, salah satu tim kesebelasan yakni Wirabuana Fc tidak memperlihatkan sportifitas saat bertanding.
Dimana, kata Tawallani, para pemain dari Wirabuana Fc tidak mengakui adanya pelanggaran yang diputuskan hingga wasit nyaris amuk.
“Semua keputusan wasit pada pertandingan sepak bola antara Wirabuana Fc vs Rajawali Fc, selalu dipersoalkan dan diprotes secara berkepanjangan. Dan bahkan, pemain Wirabuana Fc mengejar wasit dengan tujuan untuk memukul, hal ini sangat kita sayangkan terjadi,” kata Tawallani menyesali sikap oknum pemain, Minggu (27/3/2022).
Tawallani menjelaskan, keputusan wasit merupakan sesuatu yang final dan tidak bisa ditolerir.
“Padahal patut diketahui adalah, keputusan wasit bersifat mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat, dan apabila ada protes tentnya ada ruang yang telah kita siapkan,” jelasnya.
Penulis : Mardin





