Klivetvindonesia.com BINJAI – Melonjaknya pengunjung Tempat Hiburan Malam dipinggiran kota Binjai seperti di Diskotek Cafe Duku yang berada di jalan Salang tunas Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang hampir menelan korban.
Kali ini wanita muda berinisial HS (29) warga Sei Kera Hulu Gg Klambir Kota Medan ini nyaris tewas overdosis di diskotek CDI atau sering di sebut Cafe Duku,Minggu (09/01/2022) pukul 06.30 Wib.
Informasi yang dihimpun dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan,pada saat itu dilokasi Cafe Duku penuh dengan pengunjung.
Korban yang pada saat itu masuk kedalam lokasi pada pukul 23.30 wib dengan beberapa temanya.
Setelah itu akibat banyaknya pengunjung di Cafe Duku,korbanpun akhirnya roboh dengan keadaan tidak sadarkan diri.
“Begitu korban jatuh kami langsung cepat membawanya ke klinik Raskita yang berada di jalan Jamin Ginting,dan korbanpun langsung cepat ditangani,”ucap sumber.
Sementara itu,M (37) Kakak sepupu Korban ketika dikonfirmasi awak media menjelaskan, sekitar pukul 07.00 wib pada hari Minggu 09-01-2022 adik saya itu diantarkan tiga orang temanya dengan keadaan lemas dan pucat.
Salah seorang temanya mengatakan kalau dia ini baru saja di infus dari rumah sakit raskita yang berada di jalan jamin ginting.
“Saya bertanya kepada adik saya ini ketika mulai sadar,dari mana memang nya kamu dek kok bisa diantarkan temanmu,”tanya kakak sepupu korban
Kemudian adik saya menjawab,kami habis dari CDI ( kafe duku ),”ucapnya dengan keadaan lemas.
Masih kata Kakak korban,sekitar jam 12.00 wib kami larikan dia kerumah sakit Asia medika jalan Teuku Amir Hamzah km 31,5 kp tandam hulu satu,binjai kabupaten Deli Serdang Sumatera utara karena adik saya tidak tahan lagi karena dia susah bernafas,terangnya.
Selanjutnya,awak media mencoba mengkofirmasi ke dokter Leo yang menanganinya.
“Kita belum tahu persis penyakitnya Pasien datang dengan diantarkan kakak dan mengatakan jika pasien ini sesak napas kemudian kita periksa dan memberikan pertolongan pertama nanti kita lihat hasil nya ya bang soalnya pasien masih istirahat diruang melati 1,pungkasnya.
REZA NASTI
EDITOR : SYAFARAHMAN





