Pasien Covid-19 Langgar Prokes, Kepala Puskesmas Mamba Minta Pemerintah Desa Harus Turun Tangan

Klivetvindonesia.com, Matim – Pasien Covid-19 di Elar Selatan tidak mematuhi protokol kesehatan, Kepala Puskesmas Mamba meminta kepada pemerintah desa harus serius mengontrol warganya sendiri.

Hasil rapidtes antigen di Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, NTT dari tanggal 15-22 Juli 2021 jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 adalah 41 orang.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini pada Rabu, 21/07/2021, bahwa di Dusun Kejek, Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur masih ada pasien Covid-19 yang melanggar protokol Kesehatan.

Warga Dusun Kejek yang enggan disebutkan namanya di media, saat dimintai keterangannya pada Kamis, 22/07/2021 mengatakan, dirinya merasa kesal atas aksi pasien Covid-19 yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, pasien Covid-19 yang tidak mematuhi protokol kesehatan, justru menambah kasus Covid-19 di wilayah ini, Tegasnya.

“Saya minta gugus tugas harus tindak tegas kepada para pasien yang melanggar protokol kesehatan”, ucapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mamba, Genoveva Daul saat dikonfirmasi media ini di kediamannya pada Jumad, 23/07/2021, mengatakan, Dirinya mendapatkan laporan itu dari petugas kesehatan saat berkunjung melakukan rapidtes antigen di Dusun Kejek, Desa Benteng Pau pada Rabu, 21/07/2021 ada beberapa pasien Covid-19 yang masih melakukan isolasi mandiri justru keluar dari rumah dan sengaja lewat didepan petugas yang sedang melakukan rapidtes antigen pada masyarakat yang belum di rapidtes di Dusun Kejek.

“Saya mendapatkan laporan dari team saya, ada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, tapi mereka justru tidak mematuhi protokol kesehatan” tutur Kepala Puskesmas Mamba.

Lebih lanjut Ia mengatakan, terkait pasien Covid-19 yang masih melanggar protokol kesehatan, ini mesti menjadi tanggung jawab pemerintah desa setempat. Pemerintah Desa harus turun tangan mengatasi hal ini. Team medis hanya melakukan pemantauan terkait kondisi pasien dan itu ada dalam instruksi Bupati Manggarai Timur, bebernya.

“Kami sangat mengharapkan kepada Pemerintah Desa Benteng Pau, agar bisa bekerjasama menangani pasien yang sudah terkonfirmasi covid-19″, pungkasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Desa Benteng Pau, Benyamin Raghing saat dimintai keterangannya di kediamannya pada Jumad, 23/07/2021, mengatakan, dirinya mengaku bahwa bukan atas dasar kesengajaan pihak pemerintah desa tidak melakukan pengawasan kepada pasien Covid-19 di Desa Benteng Pau, akan tetapi saat ini dirinya sedang melakukan isolasi mandiri karena terkonfirmasi covid-19. Namun untuk kedepannya Pemerintah Desa Benteng Pau akan selalu bekerjasama dengan petugas kesehatan.

” Saya sedang karantina mandiri sekarang, dan segala informasi terkait kunjungan pihak puskesmas saya tidak tau, tapi untuk selanjutnya saya akan selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan” kata Kades Benyamin.

Saat ditanya terkait aksi pasien Covid-19 yang tidak mematuhi protokol kesehatan, Kades Benyamin berjanji akan melakukan pengawasan ketat demi mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Penulis : Engky Jehadun

Editor : Quin Reman

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *