klivetvindonesia.com,PONTIANAK-Meskipun belum secara optimal proses pembelajaran tatap muka di kelas untuk jenjang pendidikan SD dan SMP di Kota Pontianak, namun kegiatan pembelajaran di kelas pun disiarkan secara daring atau online melalui perangkat agar bisa diikuti siswa yang memilih belajar dari rumah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, pembelajaran tatap muka di kelas tidak hanya diperuntukkan bagi siswa yang hadir di kelas saja, tetapi juga siswa yang belajar dari rumah secara realtime melalui perangkat pintar.
“Apa yang dipelajari siswa yang hadir di kelas juga bisa diikuti oleh siswa lainnya yang belajar dari rumah,” ujarnya pada Senin, (22/3/2021).
Kata Edy, dengan mengikuti kegiatan pembelajaran, baik di sekolah maupun dari rumah, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung. Sementara bagi siswa dan guru yang mengikuti pembelajaran tatap muka, diminta untuk dilakukan tes rapid antigen dan uji swab.
Dia menambahkan, Penerapan protokol kesehatan di sekolah juga diberlakukan secara ketat hingga screening terhadap keluarga siswa dan guru. Apabila ada siswa atau guru yang dalam kondisi tidak sehat, maka tidak diperbolehkan untuk hadir di sekolah.
“Jika siswa ataupun guru yang kondisi tidak bersahabat, kami minta untuk tidak perlu ke sekolah. Akan tetapi, istirahat dan tetap di rumah saja”, pungkasnya..
Laporan : Reza Pahlefi.





