Klivetvindonesia.com, Sampang – Adanya tumpukan sampah rumah tangga berserakan di sepanjang jalan raya nasional tepatnya di jembatan menuju wisata hutan kera nepah yang berlokasi di Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Rabu (17/03/2021).
Yang sangat di sayangkan Petugas DLH Kabupaten Sampang tidak terlihat untuk memberikan tindakan sehingga sampah tampak menumpuk dilokasi jembatan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar ini sudah ada sejak lama, diduga adanya pembiaran dari pihak Pemerintah Desa.
Andreanzah Selaku Pembina Gabungan Aktivis Pantura(GAP)sangat menyayangkan adanya sampah yang terkesan dibiarkan begitu saja, tampa ada tindak tanduk dari Pemerintah Desa, dan Pihak Kecamatan Banyuates.
” sebenarnya itu bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) namun ada yang buang sampah sembarangan. Tumpukan sampah di lokasi ini sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu. Bahkan, ada orang yang sengaja membuang sampah di pinggir jalan raya ini. Menurut dia, pelaku pembuangan sampah di TPS liar diduga bukan dari warga sekitar. Biasanya, ada orang yang mengendarai motor membuang sampah saat malam hari ketika kondisi gelap dan sepi.
H.Iskandar Ketua GAP, juga menambahkan.
“dampak pembuangan sampah yang tak beraturan diduga karena minimnya penertipan dari dinas terkait, selain Sangat merusak pemandangan sekitar, dan menimbulkan Bau yang tidak sedap, bagi warga sekitar dan pengendara yang melintas.
Hal ini juga akan merusak citra Pemerintah Kabupaten Sampang, Apalagi, lokasi pembuangan sampah liar berada di jalan raya nasional yang ditakutkan menimbulkan kesan tidak baik, khususnya pada pemerintah daerah.”Keluhnya.
Laporan: Jumadi





