RSUD Dokter Soedarso Pontianak Gelar Bhakti Sosial Bibir Sumbing Secara Gratis Bagi Warga Kurang Mampu

klivetvindonesia.com,Pontianak-Sebagai rumah sakit rujukan Nasional, RSUD Dokter Soedarso tetap memberikan pelayanan yang terbaik, bermutu dan profesional meskipun di era pandemi covid 19 ini di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pasalnya, dalam menjalankan visi dan misi, salah satu kegiatan pemberdayaan bagi masyarakat yang kurang mampu, RSUD Dokter Soedarso bekerjasama dengan yayasan Parama Abhipraya secara rutin telah melaksanakan kegiatan bhakti sosial.

Kegiatan yang digelar belum lama ini mengadakan Bhakti sosial Bibir slSumbing dan langit-langit secara gratis bagi warga masyarakat kurang mampu. Kabarnya, operasi bibir sumbing pada tahun 2021 ini sudah berlangsung ke-4 kalinya di RSUD Dokter Soedarso.

Informasi yang diperoleh media ini, Kegiatan ini dilaksanakan bersama yayasan Parama Abhipraya yang didalamnya Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia,(PERAPI), Smile Train dan Dokter Soedarso.

Untuk diketahui, kegiatan Bhakti Sosial Bibir Sumbing dan celah langit-langit bagi masyarakat kurang mampu merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tidak mampu khususnya kasus bibir sumbing yang telah di laksanakan secara rutin setiap tahun yang dilakukan oleh dr. Doni Setiawan sp.bp-re dan merupakan dokter spesialis bedah plastik yang satu-satunya di RSUD Dokter Soedarso di Kalimantan barat.

Sementara itu, Pelaksanaan kegiatan ini sudah dimulai pada 2 Maret 2021 dengan dilakukan screening berupa pemeriksaan Swab PCR dan pemeriksaan pendukung lainnya diantaranya pemeriksaan darah, radiologi dan tahapan lain untuk dapat di lakukan operasi.

Ditengah masa pandemi covid-19 ini, RSUD Dokter Soedarso tetap bisa mengadakan bhakti sosial pada masyarakat dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, peserta yang terkibat berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Kalbar. Usai dilakukan screening, sebanyak 27 peserta dinyatakan layak untuk di lakukan tindakan operasi.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi peserta antaranya; foto copy KK dan KTP, usia minimal 3 bulan dan berat badan 5kg untuk operasi bibir sumbing, usia minimal 10 bulan untuk operasi celah langit-langit serta Kondisi umum sehat serta tidak batuk, pilek dan demam.

Yuli Astuti Saripawan selaku Direktur RSUD Dokter Soedarso mengungkapkan, dengan adanya kegiatan Bhakti sosial ini, secara konsisten dilakukan setiap tahun sekaligus membantu masyarakat Kalimantan Barat yang kurang mampu untuk operasi bibir sumbing dan langit-langit.

“Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen RSUD Dokter Soedarso sesuai misi Gubernur Kalimantan Barat, yakni “Mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif dan inovatif”, tutupnya menambahkan.

Laporan : Reza pahlefi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *