Klivetvindonesia.com, Lubuk Pakam – Deli Serdang. Taman Buah Lubuk Pakam adalah destinasi wisata ruang terbuka hijau di Deli Serdang. Lokasinya mudah dijangkau, di dalam Kompleks Kantor Bupati Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Suasana tempat wisata ini sejuk, nyaman, asri, serta dilengkapi taman yang indah akan segera kembali dibuka.
Luas lahan area taman buah ini sekitar 4 hektar. Didalamnya ditanami aneka macam buah-buahan. Wisatawan dapat menikmati buah gratis dari pohon yang tumbuh di area taman ini. Wisatawan yang mengunjungi taman buah ini tidak dipungut biaya masuk apapun. Karena taman ini merupakan taman kota yang dikelola oleh pemerintah.
Kabar Gembira untuk Warga Deli Serdang dan Luar Deli Serdang, Obyek wisata Taman Buah yang berada di area belakang Komplek Perkantoran Bupati Deliserdang akan segera dibuka kembali oleh Pemkab Deli Serdang dalam minggu ini.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Deliserdang sudah melakukan berbagai persiapan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kluster baru penyebaran Covid-19.
Dalam Kegiatan Promosi Wisata Kuliner, Rabu (24/2/2021) merupakan kegiatan dari dinas pariwisata Kab. Deli Serdang bekerja sama dengan TP PKK kab. Deli Serdang dalam rangka pengambilan rekaman video dapur tradisi Deli Serdang untuk mempromosikan kuliner khas Deli Serdang
Ruang terbuka hijau Taman Buah Lubuk Pakam direncanakan akan buka kembali pada awal Maret 2021, jumlah pengunjung maksimal 500 pengunjung dalam sehari dengan jadwal buka mulai pukul 08.00 s.d 17.00 wib
Kepala seksi pertamanan dan arsitektur kota dinas perumahan dan kawasan permukiman
Krisman Tomson Pardede, ST Mengatakan kepada Awak Media klivetvindonesia.com
“Kami yg merupakan perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai pengelola Ruang terbuka hijau Taman Buah Lubuk Pakam menghimbau kepada masyarakat yang berkunjung ke taman buah untuk turut serta menjaga kebersihan di taman buah, mematuhi peraturan berkunjung ke taman buah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penularan covid-19”.
Penulis : Edward Tarigan
Korwil Sumut : Septian Hernanto





