DPP Kasar Pemuda Melayu akhirnya turun kejalan melakukan aksi unjukrasa untuk menyampaikan aspirasi di Komnasham Kalbar, hari ini 18 Desember 2020 setelah sholat jum’at masa memadati halaman Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak Kalimantan Barat, setelah masa berkumpul baru bergerak menuju Komnasham Kalbar.
Tidak tanggung – tanggung sekitar 500 Laskar Pemuda Melayu berbondong – bondong datang dalam aksi kali ini, DPP Laskar Pemuda Melayu menurunkan anggotanya dari Kota Madya Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dan perwakilan dari Kabupaten Mempawah.
Sesuai hasil keputusan rapat pada tanggal 17 Desember 2020 kemaren malam, yang ditunjuk sebagai Koordinator lapangan terkait aksi yang dilakukan yaitu Saudara Adi Black, namun saat ingin dikonfirmasi awak media saudara Adi Black ternyata sudah tidak di lokasi.
KLTV berhasil mengkonfirmasi Bendahara DPP Laskar Pemuda Melayu ( LPM) yang masih berada di lokasi yaitu Bapak Ir. Hery Syamsuri.
Memulai kata dengan mengucapkan Assalamualaikum, beliau menuturkan bahwa, ” pada hari ini 18 Desember 2020 DPP Laskar Pemuda Melayu Menurunkan 500 anggota dari Kota Madya Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya serta perwakilan dari Kabupaten Mempawah, dengan tujuan yaitu meminta Komnasham untuk membentuk tim investigasi dalam rangka mengusut secara independen hingga tuntas terkait insiden yang menelan korban 6 Orang Anggota FPI yang syahid di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
“Kami juga meminta kepada Polda Kalimantan Barat, untuk melanjutkan aspirasi kami hingga ke Polri, untuk membebaskan Imam Besar Habib Rizik Sihab dengan tanpa syarat apapun.
” Kami juga meminta agar tidak lagi terjadi kriminalisasi ulama, dan meminta agar Polri kembali kepada tugas dan fungsinya. Tegasnya
(By Gunawan)





