klivetvindonesia.com,Matim-Warga Desa Benteng Pau,Kecamatan Elar Selatan,Kabupaten Manggarai Timur,NTT mengeluhkan buruknya Jaringan Telekomunikasi yang ada di daerah tersebut.
Frans Jolo,salah seorang warga Kejek,Desa Benteng Pau kepada klivetvindonesia.com mengungkapkan keperihatinya terhadap kondisi di desanya.
Menurutnya susahnya akses jaringan di Desa Benteng Pau membuat masyarakat kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat yang berada di luar daerah.
“Anak-anak kami yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah sangat sulit untuk berkomunikasi dengan kami,apalagi kalau ada keperluan mendadak terkait urusan kampus maupun urusan lain”,tutur Frans
Lebih jauh,Frans mengatakan pada masa pendemi Covid-19 dimana pembelajaran di sekolah maupun di kampus dilakukan secara daring,anak-anak sekolah di desanya sangat sulit untuk mengakses materi-materi pembelajaran atau mengirimkan tugas sekolah.
Hal tersebut menurutnya bisa berpengaruh terhadap menurunya prestasi siswa-siswi di sekolah.
“Pendemi Covid-19 ini turut berdampak pada menurunya prestasi anak-anak di sekolah. Berbeda dengan mereka yang di kota.Meskipun sekolah diliburkan,anak-anak tetap bisa belajar online dari rumah”,pungkasnya.
Ia berharap semoga kedepanya pemerintah khususnya pemerintah Manggarai Timur bisa menyediakan tower BTS di daerahnya sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.
“Semoga di tahun yang akan datang pemerintah menyediakan tower BTS di daerah ini”,tutupnya.
Reporter:Quirinus Reman
Editor:Gabrin Anggur





