PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Pangkep – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Kali ini, petugas Damkar bergerak cepat setelah menerima laporan adanya sarang tawon yang meresahkan warga di Kampung Puncak, Kelurahan Tonasa Satu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu (17/1/2026).

Laporan tersebut disampaikan oleh warga setempat yang merasa khawatir akan keberadaan tawon yang bersarang di sekitar permukiman. Keberadaan serangga berbahaya tersebut dinilai dapat mengancam keselamatan warga, khususnya anak-anak dan lansia yang beraktivitas di sekitar lokasi. Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar Pangkep tanpa menunda waktu langsung menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan evakuasi yang diperlukan.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar terlebih dahulu melakukan pemantauan dan identifikasi posisi sarang tawon guna memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan aman dan efektif. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, petugas kemudian melaksanakan proses evakuasi sarang tawon secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko sengatan, baik kepada petugas maupun warga sekitar.

Salah seorang warga Kampung Puncak mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesigapan petugas Damkar. Menurutnya, keberadaan sarang tawon tersebut sudah cukup lama meresahkan dan dikhawatirkan dapat menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Dengan adanya penanganan cepat ini, warga merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pihak Damkar Pangkep juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar, seperti sarang tawon, kebakaran, atau kejadian lain yang memerlukan penanganan cepat. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Damkar Pangkep dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam upaya penyelamatan dan pencegahan berbagai potensi bahaya di lingkungan permukiman.







