Proyek Preservasi Diduga Asal Jadi di Kabupaten Simalungun.

Klivetvindonesia.com Simalungun – Proyek Preservasi,pengerjaan drainase terkesan amburadul, terlihat bagian bawah dinding parit berongga (berlubang) kini telah dilintasi air, kwalitas pekerjaan sangat memprihatikan.

 

Tertera pelaksana ditangani CV Raka Rape, Konsultan Supervisi CV Laura nilai kontrak 11.985.823.000,- sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024. Sepanjang 4,39 km dari Karang Bangun Kecamatan Siantar hingga ke Karang Rejo Kec.Gunung Maligas Kabupaten Simalungun.

 

Drainase (paret pasangan) dan tembok penahan di bahu jalan didahulukan pengerjaannya disinyalir dikerjakan tanpa petunjuk yang jelas (Selasa, 28/5/’24).

Disekitar lokasi pekerjaan tidak ada papan transparan,sehingga tidak diketahui pagu anggaran,Volume, Secara umum, terkait pemasangan papan nama proyek, yang mana adanya sejumlah peraturan perundang-undangan peraturan pemerintah yaitu:

1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”)

2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (“Permen PU 12/2014”).

 

Selain itu, tukang telah diingatkan dikerjakan mereka tidak benar. Seyogianya pengerjaan paret dasarnya harus ditabur pasir terlebih dahulu karena berair kemudian, semen lalu disusun batu padas. Namun, pekerja langsung menyusun batu padas tanpa didahului pasir padahal berair dasarnya.

 

Jika seperti itu pekerjaannya tidak akan bertahan lama, apalagi air hujan turun deras serta banjir.

 

Konfirmasi dihari yang sama kepada tukang disebut dari Stabat mengatakan,”temui saja bang Uden, sayakan cuma pekerja” kata Sukatno.

 

Sangat disesalkan pekerjaan ini seakan luput dari pengawasan yang berkompeten,Pasalnya nyaris disepanjang dinding paret bawah dihiasi lobang.

 

Membuktikan, pengerjaannya  dilaksanakan secara amatiran tanpa menggunakan Molen(manual-red)

 

Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi belum berhasil mendapat keterangan dari pelaksana pekerjaan, juga nomor kontaknya tak berhasil  diperoleh, guna konfirmasi atas pekerjaan amburadul ini.

 

 

S.Sitorus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *