Fajar Sikka, Organisasi Transpuan yang Berbagi Kasih di Tengah Pendemi Covid-19

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Klivetvindonesia.com, Maumere- Fajar Sikka, organisasi transpuan yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur turut mendukung usaha pemerintah dalam membantu warga miskin yang mengalami penurunan pendapatan akibat pendemi Covid-19.

Organisasi tersebut sudah beberapa kali memberikan bantuan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Sikka sejak akhir Maret 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan memberikan bantuan kepada masyarakat miskin ini diprakarsai oleh Bunda Mayora selaku ketua organisasi Fajar Sikka.

Ia mengatakan sejak berlakunya karantina wilayah di Kabupaten Sikka membuat banyak tempat usaha mengalami penurunan pendapatan harian termasuk usaha milik teman transpuannya.

“Salah satunya adalah usaha salon yang sebagian besar adalah teman-teman Transpuan, selain mereka ada juga kelompok lansia yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari,” ucap Mayora.

Ia juga mengatakan bahwa pandemi Corona menggerakkan hati kaum minor atau waria untuk membantu masyarakat di Sikka.

Melihat betapa pahitnya situasi yang dihadapi oleh masyarakat setempat membuat Organisasi Fajar Sikka menginisiasi penggalangan donasi untuk posko bantuan bahan makanan pokok bagi kedua kelompok rentan tersebut. Bantuan yang diberikan berupa beras 5 kilo, minyak goreng, telur, mie instan, sabun mandi dan sabun cuci.

“Disaat seperti ini justru mendekatkan kami, memperat kami, menguatkan kami untuk saling menolong,” ungkapnya.

Aksi penyaluran bantuan Fajar Sikka dimulai pada 30 Maret 2020. Aksi ini ditujukan pada seluruh Masyarakat Sikka yang terkena dampak pandemi Corona, terkhusus masyarakat yang miskin.

“Secara keseluruhan kota maumere itu sudah , setelah itu kami bagi ke paga, Nangahale, Wuring, Habi, Blatat, Waigete dan Nangatobong,” kata Bunda Mayora.

Babong, salah seorang lansia yang menerima bantuan dari Fajar Sikka mengatakan bahwa bantuan yang diberikan sangat berguna baginya.

“Saya berterima kasih pada mereka, sudah datang berikan bantuan usia lanjut seperti saya yang tinggal sendiri, terima kasih banyak,” tuturnya.

Perintis Fajar Sikka, Henderikus Kelan menjelaskan bahwa Fajar Sikka adalah komunitas trans atau waria yang peduli akan kehidupan ekonomi sesama Sikka dan membuktikan bahwa mereka mampu hidup bersosial.

Hingga saat ini, aksi kemanusiaan yang diselenggarakan oleh Fajar Sikka telah memasuki bulan ketiga sejak akhir Maret lalu.

Menurut Hendrikus yang juga mantan pengajar di salah satu sekolah swasta di Maumere ini mengatakan bantuan yang sudah didistribusikan sudah menjangkau daratan Flores hingga Kabupaten Lembata.

“Mesikpun kecil, setidaknya kami bisa sama dapat sama rasa,” Ujar Hendrikus yang juga sering dipanggil Bunda Victoria.

Kevin Jorge/ Gabrin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *