Puskesmas Runus Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tahun 2020

Klivetvindonesia.com, Manggarai Timur- Puskesmas Runus kembali menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor tahun 2020 di Runus, Desa Langgasai, Kecamatan Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur, Flores-Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektor tahun 2020 UPTD Puskesmas Runus kali ini dibuka secara resmi oleh Camat Elar Selatan, Stephanus Lamar dan berlangsung pada Jumat,(28/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Camat Elar Selatan, Stephanus Lamar, menyampaikan beberapa hal tentang Kesehatan.

Menurutnya, bicara tentang Kesehatan bukan menjadi tanggung jawab orang kesehatan saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Rapat hari ini merupakan bagian dari mengevaluasi sejauh mana pelayanan dari UPTD Puskesmas Runus terhadap masyarakat selama ini, ketika ada kendala-kendala dalam pelayanan selama ini, itu yang harus di diskusikan serta sama-sama mencari solusi”, bebernya.

Dikatakan Lamar, salah satu point penting yang akan di diskusikan saat ini adalah tentang Pembuatan Jamban Sehat. Semestinya menjadi perhatian serius oleh pihak kesehatan diwilayah.

“Tolong adik-adik Kesehatan khususnya dari bidang Kesehatan Lingkungan (Kesling), untuk bisa perhatikan soal Jamban Sehat, Kalau bisa bekerja sama dengan pemerintah Desa untuk bisa lakukan pembuatan jamban sehat kepada masyarakat”, pintanya.

Masih kata Lamar, soal jamban sehat, kalau boleh Pemerintah Desa bisa diskusikan agar menjadi program prioritas di Desa.

Selain itu, lanjutnya, Kecamatan Elar Selatan dalam beberapa hari belakangan menyumbangkan dua kematian Ibu saat melahirkan. Ini terjadi di Desa Gising dan Desa Golo Linus.

“Dua Puskesmas kita di wilayah yang paling udik, paling terbelakang di Matim saat ini belum memiliki Mobil Pusling”, imbuhnya.

Selama ini kata ia, jika ada warga yang sakit parah dan Pihak Puskesmas merujuk ke Rumah Sakit, pasti kendala pertama adalah soal Kendaraan.

“Kadang jika ada warga yang mendapat rujukan ke Rumah Sakit, dua puskesmas ini selalu menggunakan kendaraan milik orang, ada yang Pakai Mobil jenis Oto Kold, mobil Dumtruck, Pick Up”, jelasnya.

Kendati demikian, ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur lebih khususnya Dinas Kesehatan untuk pikirkan soal ini.

“Ini keluhan kami dari daerah yang paling udik, daerah yang paling terbelakang di Kabupaten Manggarai Timur. Ini persoalan serius yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur”, cetusnya.

Menanggapi hal ini, Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Petrus subin menjelaskan, Elar Selatan tahun ini mendapat jatah sebuah mobil Pusling.

“Puskesmas Runus tahun ini mendapat sebuah Mobil Pusling dari Dinas”, kata Subin saat diwawancarai media ini pada Jumat,(28/8/2020) di Puskesmas Runus.

Dikatakan Subin, untuk Puskesmas Wukir tahun depan baru ada jatah mboli Pusling.

“Selama ini kita sudah diskusikan soal ini di Kabupaten. Tahun depan kita prioritaskan untuk Puskesmas Wukir”, ungkapnya.

Saat ditanya prihal tenaga kesehatan yang masih banyak yang bekerja secara sukarela di Puskesmas, Subin menuturkan, benar bahwa masih banyak tenaga kesehatan yang bekerja secara sukarela.

“Dua tiga tahun belakangan ini banyak THL di Puskesmas yang masih bekerja secara sukarela. Bukan berarti mereka tak diperhatikan, tetapi ini kembali kepada kemampuan anggaran kita,” bebernya.

Dia menambahkan, kita sudah diskusikan soal ini bersama pimpinan agar tahun depan tenaga kesehatan kita yang masih bekerja secara sukarela akan diperhatikan.

“Ini menjadi perhatian kami untk berjuang bagi teman-teman yang masih bekerja sukarela”, pungkasnya.

Penulis: Ferdinandus Lalong.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *