2 Lokal Gedung Dibangun, Kepsek Kornelis Bau: SMANDU Elar Kekurangan Laboratorium dan Toilet Siswa

Klivetvindonesia.com, Manggarai Timur |Pemerintah Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menganggaran dana Senilai Rp. 501.572.000,00,(Lima ratus satu juta lima ratus tujuh puluh dua ribu rupiah).

Pasalnya, anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan dua ruangan kelas baru milik SMANDU Elar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini pada Selasa,(25/8/2020) dua lokal gedung milik SMANDU Elar yang sudah dianggarakan melalui Dana Alokasi Khusus,(DAK) tahun 2020, dua lokal ruangan kelas baru tersebut dalam proses pekerjaan.

Sementara itu, Pekerjaan ini adalah Pembanguan 2 Ruang Kelas baru (RKB), dengan Volume 10×18 meter serta Sumber Dana tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2020. Masa waktu pekerjaan 120 hari kerja dengan Pelaksana Panitia Pembanguan Sekolah,(P2S).

Kepala Sekolah SMANDU Elar, Kornelis Bau, saat dikonfirmasi media ini belum lama ini mengatakan, tahun ini SMANDU Elar mendapat 2 ruangan kelas baru.

“Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khsusus,(DAK) Provinsi NTT tahun 2020”, ujarnya.

Dikatakannya, lanjut Kornelis Bau, 2 ruang kelas baru tersebut sementara dikerjakan oleh panitia pelaksana Pembangunan Sekolah.

“Sekarang 2 ruang kelas baru tersebut sementara dalam proses pengerjaan”, imbuhnya.

Saat ditanya prihal Fasilitas yang masih kurang di SMANDU Elar, Bau menjelaskan, SMANDU Elar belum memiliki Laboratorium dan Toilet untuk para siswa di Sekolah ini.

“Fasilitas kita di SMANDU Elar masih kurang yakni; Laboratorium dan Toilet”, ungkapnya.

Lebih jauh, Bau mengatakan, Bangunan Kantor Sekolah milik SMANDU Elar saat ini kondisinya sangat memprihantikan. Begitu juga dengan beberapa ruangan kelas yang pernah dibangun sebelumnya, kondisinya banyak yang sudah rusak.

“Bagian pelafon sudah rusak dan beberapa dinding tembok banyak yang retak”, jelasnya.

Selama ini kata dia, pihak sekolah tetap melakukan aktifitas perehaban menggunakan dana seadahnya, baik melalui dana Komite serta dana Bos.

“Ada dana sedikit kita rehab”, terangnya.

Ia menambahkan, semoga kedepan, SMANDU Elar mendapat perhatian yang lebih dari Pemerintah Provinsi NTT.

“Salah satu faktor penyemangat peserta didik adalah apabila didukung oleh Fasilitas Pendidikan yang memadai”, pungkasnya.

 

Penulis, Nandik Lalong.
Editor: KJ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *